Penyanyi asal Prancis, Amanda Lear, telah melontarkan tuduhan plagiarisme terhadap Miley Cyrus, penyanyi pop asal Amerika Serikat. Tuduhan ini muncul seiring dengan perilisan album terbaru Cyrus yang berjudul "Bass Persuades", di mana terdapat lagu "Redlights" yang diduga meniru melodi dari lagu "The Sphinx" milik Lear yang dirilis pada tahun 1978. Banyak pendengar yang mencatat kesamaan antara nada dan melodi dalam lagu balada tersebut dengan karya klasik Lear.
Tanggapan Amanda Lear
Melalui akun media sosialnya, Amanda Lear secara terbuka menyampaikan sindiran kepada Miley Cyrus. Ia mengucapkan terima kasih kepada Cyrus karena telah meniru lagunya dan menambahkan tagar yang berkaitan dengan plagiarisme. "Terima kasih, Miley, karena telah meniru lagu saya 'The Sphinx'! Saya merasa teranjung!" tulis Lear di media sosialnya pada hari Minggu.
Langkah Selanjutnya
Pihak label rekaman Lear, Universal, dilaporkan sedang mengambil langkah untuk mengklaim hak cipta atas lagu tersebut. Meskipun demikian, Lear menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. "Saya tidak pernah suka berperkara di hukum, tetapi label rekaman saya, Universal, dan penerbit lagu tersebut, di mana saya menulis liriknya, menginginkan pengakuan atas plagiarisme ini," ujar Lear kepada AFP.
Ia menegaskan bahwa pernyataannya di media sosial tidak dimaksudkan sebagai ancaman hukum. "Saya hanya menunjukkan situasi tersebut dengan mengucapkan terima kasih kepada Miley Cyrus dan menambahkan bahwa saya merasa teranjung. Saya tidak pernah mengancam akan menuntut atau membalas dendam," tambahnya.
Kiprah Amanda Lear di dunia musik sudah berlangsung lama sejak era 1960-an, di mana ia telah merilis lebih dari 20 album. Selain karier musiknya, Lear juga dikenal sebagai seorang seniman multitalenta dan pernah menjadi inspirasi bagi pelukis surealis, Salvador Dali. Kehadirannya di dunia hiburan telah memberikan dampak signifikan pada budaya pop, terutama di London pada masa Swinging Sixties.
Dengan latar belakang yang kaya akan sejarah dan pengalaman, klaim hak cipta Lear memiliki bobot emosional yang tinggi. Kini, publik menantikan tanggapan resmi dari Miley Cyrus mengenai tuduhan ini, yang kembali memicu diskusi tentang batasan antara inspirasi dan plagiarisme dalam industri musik.