🔴 Breaking
INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia
Nasional

Arus Balik Lebaran Terpantau Lancar, Lebih dari 650 Ribu Penumpang Kembali ke Jawa

Hingga hari keenam setelah Lebaran, sekitar 651.195 penumpang dan 169 ribu kendaraan telah kembali ke Jawa, menunjukkan arus balik yang terkendali dan lancar.

Adhe Dharma

Penulis

28 March 2026
5 kali dibaca
Arus Balik Lebaran Terpantau Lancar, Lebih dari 650 Ribu Penumpang Kembali ke Jawa

Hingga H+6 Idul Fitri, tercatat sebanyak 651.195 penumpang telah kembali ke pulau Jawa, mewakili sekitar 72 persen dari total 898.864 penumpang yang berangkat dari Jawa saat arus mudik. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa arus balik Lebaran tahun ini berlangsung dengan lancar dan terkendali.

Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perhubungan, arus balik ini mencakup ribuan kendaraan yang melintasi jalur-jalur utama menuju Jawa. Tercatat bahwa sebanyak 169 ribu kendaraan telah berpartisipasi dalam perjalanan kembali tersebut. Kondisi ini memberikan gambaran positif mengenai kelancaran transportasi, berkat persiapan yang matang baik dari pemerintah maupun pihak terkait lainnya.

Seorang penumpang yang baru tiba di terminal bus di Jakarta, Andi, menyatakan, "Saya sangat bersyukur perjalanan saya kembali ke Jakarta berjalan lancar. Banyak petugas yang siap membantu dan mengatur lalu lintas di jalan." Pernyataan tersebut menggambarkan rasa puas dari para pengguna jasa transportasi yang kembali dari berbagai daerah setelah Lebaran.

Pengendali lalu lintas di beberapa titik utama, seperti jalan tol dan terminal, telah melakukan penataan dan pengaturan yang efektif dalam menghadapi lonjakan kendaraan. "Kami mengerahkan petugas di berbagai titik untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan tidak terjadi kemacetan yang berarti," ujar seorang petugas kepolisian setempat. Peningkatan sarana serta prasarana juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi arus balik ini, sehingga perjalanan di jalan raya dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Selain itu, adanya sosialisasi mengenai protokol kesehatan masih terus dilakukan di berbagai lokasi strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat selama perjalanan. Kementerian Perhubungan menekankan pentingnya disiplin dalam protokol kesehatan, terutama di masa-masa seperti ini ketika mobilitas masyarakat meningkat.

Dalam perkembangan selanjutnya, pihak terkait berencana untuk terus memantau situasi arus balik pasca Lebaran. "Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan bahwa perjalanan masyarakat tetap aman hingga arus balik benar-benar berakhir," tambah pihak Kementerian Perhubungan.

Dengan adanya langkah-langkah yang diambil, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini tidak hanya aman, tetapi juga menjadi pengalaman yang positif bagi semua masyarakat. Upaya ini juga mencerminkan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di Indonesia.

Artikel Terkait

Sumber: www.jpnn.com