Perjuangan Timnas Voli Putra Indonesia di babak penyisihan grup Asian Games 2026 berbuah manis usai mengamankan kemenangan perdana. Bertanding di Okazaki Central Park General Gymnasium, Aichi, Jepang, pada Senin (28/9/2026), skuad Garuda berhasil menumbangkan Kirgistan lewat kemenangan tiga set langsung dengan skor 27-25, 25-21, dan 25-15. Berita ini ditulis oleh Ahmad Yasin (sumber BolaSport) dan dipublikasikan di Kompas.com pada 28 September 2026 pukul 09:45 WIB.
Drama Deuce dan Ketegangan di Set Pertama
Kendati berhasil menutup laga tanpa kehilangan set, langkah awal Indonesia sejatinya tidak diraih dengan mudah. Kirgistan menyajikan perlawanan sengit sejak awal pertandingan dan terus menempel ketat perolehan angka. Indonesia yang sempat unggul di kedudukan 20-17 dan 21-18 harus merelakan skor kembali imbang 21-21 akibat tekanan lawan. Laga bahkan menjalar hingga situasi deuce sebanyak dua kali pada posisi 25-25.
Di saat krusial, Fauzan Nibras—yang secara bergantian mengisi posisi opposite bersama Rama Fazza Fauzan—sempat mencetak angka penting lewat spike dari posisi dua. Sementara itu, posisi outside hitter tetap dipercayakan kepada Farhan Halim dan Boy Arnez Arabi. Indonesia akhirnya berhasil menyegel keunggulan set pertama 27-25 setelah mengamankan dua poin beruntun yang dituntaskan oleh spike Farhan Halim.
Rotasi Taktis Pelatih Reidel Toiran Jadi Kunci Bangkitnya Garuda
Memasuki set kedua, hambatan kembali membayangi langkah tim Garuda akibat kendala komunikasi di lapangan. Kirgistan memanfaatkan celah tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 6-6, lalu melaju hingga memimpin 18-14 setelah memanfaatkan beberapa kesalahan tim Indonesia.
Melihat situasi kritikal ini, pelatih Reidel Toiran dengan sigap melakukan perombakan susunan pemain. Langkah ini diambil dengan memasukkan M. Malizi di posisi middle blocker serta memberikan ruang bagi Fahri Septian Putratama guna menambah variasi gempuran. Keputusan taktis tersebut terbukti ampuh mengubah alur laga secara instan. Indonesia mampu mengejar hingga kedudukan imbang 19-19, sebelum akhirnya berbalik unggul 23-20. Poin set point didapatkan dari pukulan Rama Fazza Fauzan, lalu disusul aksi block point dari Hendra Kurniawan yang mengunci set kedua pada skor 25-21.
Tampil Dominan Hingga Kemenangan Mutlak
Komposisi solid yang dihuni oleh Dio Zulfikri, Fahri Septian, M. Malizi, dan Hendra Kurniawan kembali dipertahankan pada set ketiga. Hasilnya, permainan Indonesia menjadi jauh lebih stabil dan langsung melesat memimpin 15-8, lalu memperlebar jarak hingga 19-10.
Kirgistan yang tertinggal hingga selisih sepuluh angka pada situasi match point tak mampu keluar dari tekanan. Lawan hanya sanggup menambah satu poin tambahan sebelum akhirnya Indonesia menutup set ketiga dengan skor 25-15, sekaligus meresmikan kemenangan mutlak 3-0 atas Kirgistan.