🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Banjir Jakarta: 46 Rukun Tetangga di Jaktim Masih Terendam Air

Banjir Jakarta melanda, 46 RT di Jaktim terendam air. Warga terdampak dan berharap bantuan.

Dinda Mughni

Penulis

22 March 2026
11 kali dibaca
Banjir Jakarta: 46 Rukun Tetangga di Jaktim Masih Terendam Air

Sebanyak 46 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur (Jaktim) masih terendam air akibat banjir yang melanda daerah tersebut. Banjir ini telah menyebabkan banyak warga terdampak dan memerlukan bantuan. Menurut data terakhir, tinggi air telah mencapai lebih dari 1 meter di beberapa wilayah, sehingga banyak warga yang terpaksa mengungsi.

Salah satu warga yang terdampak banjir, Sari (30 tahun), mengatakan bahwa "Kami sangat terdampak oleh banjir ini, rumah kami terendam air dan kami tidak bisa melakukan apa-apa". Ia juga menambahkan bahwa "Kami berharap bantuan dari pemerintah dan organisasi lainnya dapat segera datang untuk membantu kami mengatasi kesulitan ini".

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jakarta, "Kami telah mengerahkan tim untuk membantu warga yang terdampak banjir, termasuk menyediakan makanan, air, dan tempat pengungsian". Ia juga menambahkan bahwa "Kami berharap warga dapat tetap tenang dan sabar, karena kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membantu mereka".

Penyebab banjir ini masih dalam penyelidikan, namun diduga kuat bahwa curah hujan yang tinggi dan sistem drainase yang tidak memadai merupakan faktor utama. Pemerintah telah berjanji untuk melakukan perbaikan pada sistem drainase dan melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi dampak banjir di masa depan.

Sampai saat ini, pemerintah dan organisasi lainnya telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, termasuk makanan, air, dan tempat pengungsian. Namun, masih banyak warga yang memerlukan bantuan, sehingga diharapkan bantuan dari masyarakat dan organisasi lainnya dapat segera datang.

Untuk saat ini, warga dihimbau untuk tetap waspada dan siap siaga, karena banjir dapat terjadi kapan saja. Pemerintah juga berharap bahwa warga dapat bekerja sama untuk mengatasi kesulitan ini dan memulihkan kehidupan normal secepat mungkin.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id