🔴 Breaking
INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia
Nasional

Boni Hargens Ajak Anak Yatim Piatu Berdoa untuk Perdamaian Dunia

Di tengah suasana Idulfitri 1447 Hijriah, Boni Hargens mengadakan doa bersama ratusan anak yatim piatu dan masyarakat setempat untuk mendoakan perdamaian dunia.

Ananta Prana

Penulis

29 March 2026
5 kali dibaca
Boni Hargens Ajak Anak Yatim Piatu Berdoa untuk Perdamaian Dunia

Dalam rangka merayakan Idulfitri 1447 Hijriah, Boni Hargens menggelar acara doa bersama yang melibatkan ratusan anak yatim piatu dan warga sekitar. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan harapan, di mana komunitas berkumpul untuk mendoakan perdamaian untuk seluruh dunia.

Acara tersebut diadakan di sebuah lokasi yang telah disiapkan dengan baik, di mana anak-anak yatim piatu terlihat antusias dan bersuka cita dalam menjalani perayaan ini. Boni Hargens, yang merupakan penggagas acara, mengatakan, “Doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama, khususnya anak-anak yang kehilangan orang tua. Melalui kegiatan ini, kita berharap bisa menyebarkan pesan damai.”

Pendidikan agama dan nilai-nilai kemanusiaan menjadi inti dari acara tersebut, di mana setiap anak diajarkan untuk memahami arti pentingnya hidup dalam kedamaian. Boni Hargens menambahkan bahwa momen-momen seperti ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan psikologis bagi anak-anak yang kurang beruntung. “Perdamaian bukan hanya milik kita, tetapi harus diperjuangkan bersama,” ujarnya.

Acara tersebut tidak hanya diisi dengan doa, tetapi juga berbagai kegiatan menarik lainnya seperti pembagian makanan dan bingkisan. “Saya senang bisa berkumpul di sini, merayakan Idulfitri dengan teman-teman dan menerima bingkisan,” ungkap salah satu anak yatim piatu yang turut hadir. Suasana hangat dan kebersamaan menciptakan momen yang penuh makna, serta memperkuat rasa solidaritas di antara peserta.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuka masyarakat yang turut berdoa bersama. Mereka menegaskan pentingnya menjaga rasa persatuan dan kesatuan, serta memperkuat komitmen untuk menciptakan dunia yang lebih baik. “Mari kita satukan hati dan pikiran demi perdamaian yang lebih luas,” seru salah seorang tokoh masyarakat yang hadir.

Melalui acara ini, Boni Hargens berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam aksi sosial yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat. Ia menyatakan bahwa kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu harus menjadi tanggung jawab bersama sebagai bagian dari umat manusia.

Kegiatan doa bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk membangkitkan rasa empati dan gotong royong di kalangan masyarakat. Dengan harapan, semoga langkah ini dapat menjadi pemicu bagi berbagai inisiatif lain yang mendukung perdamaian dan kebajikan di masa mendatang.

Ke depan, Boni Hargens dan timnya berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa dengan memperluas jangkauan kepada lebih banyak anak yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan doa untuk perdamaian dunia akan semakin kuat dan memberikan dampak positif bagi kehidupan umat manusia.

Artikel Terkait

Sumber: www.jpnn.com