Kesehatan

Cara Otak Memperbarui Ingatan dengan Informasi Baru Terungkap

Sebuah penelitian dari tiga lembaga di Spanyol mengungkap mekanisme yang memungkinkan otak menyimpan ingatan lama dan baru secara terpisah. Penelitian ini berfokus pada peran neuron di hipokampus dala...

J
Jarot Kusna
05 October 2026 27 pembaca
Foto: Getty Images/saifulasmee chede
Foto: Getty Images/saifulasmee chede

Jakarta - Penelitian yang dilakukan oleh tiga institusi di Spanyol mengungkapkan bagaimana neuron tertentu di hipokampus berfungsi untuk mempertahankan ingatan yang telah ada, sekaligus memungkinkan otak untuk menyimpan informasi baru terkait suatu peristiwa. Sebagai ilustrasi, bayangkan sebuah bangunan di lingkungan tempat tinggal yang sedang direnovasi. Otak manusia mampu mengingat tiga fase penting: kondisi awal sebelum renovasi, proses pembangunan, dan hasil akhir setelah proyek selesai. Namun, bagaimana cara otak menyimpan ketiga ingatan tersebut tanpa mencampurkannya?

Institut Ilmu Saraf, yang merupakan kolaborasi antara Dewan Riset Nasional Spanyol (CSIC) dan Universitas Miguel Hernández, percaya telah menemukan mekanisme neurologis yang berperan dalam proses ini. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal PLOS Biology.

Peran Girus Dentatus dalam Pembentukan Ingatan

Tim dari Laboratorium Plastisitas Jaringan Neuronal mencurigai bahwa otak memanfaatkan bagian hipokampus yang disebut girus dentatus, yang berfungsi dalam pembentukan ingatan baru. Di area ini, jenis neuron tertentu menghambat aktivitas sel-sel lainnya, sehingga membantu otak dalam mengintegrasikan pengalaman baru.

Untuk menguji hipotesis ini, peneliti melakukan studi terhadap proses penghambatan pada tikus dengan cara meningkatkan atau mengurangi aktivitas neuron tersebut. "Ketika tingkat penghambatan lebih rendah dari biasanya, perilaku mereka lebih menunjukkan kemampuan mengingat kembali yang lebih baik dan ingatan yang lebih detail," jelas Encarni Marcos, salah satu penulis utama studi dan kepala bidang penelitian di IN CSIC-UMH.

Pengaruh Tingkat Penghambatan terhadap Memori

Namun, tidak ada tingkat penghambatan tertentu yang selalu lebih baik atau lebih buruk dalam mempertahankan informasi. Model komputasi yang digunakan oleh tim dalam penelitian menunjukkan bahwa ketika beban informasi yang harus diingat masih rendah, pengurangan aktivitas penghambatan dapat memberikan manfaat. Namun, kondisi ini tidak berlaku ketika jumlah informasi meningkat secara signifikan.

Studi ini menunjukkan bahwa, tergantung pada jenis ingatan yang terbentuk, girus dentatus di hipokampus dapat mendorong masuknya informasi baru atau sebaliknya, mempertahankan ingatan yang sudah ada agar tidak mudah terpengaruh oleh rangsangan baru. Hal ini bergantung pada pentingnya konteks atau, sebagaimana dijelaskan oleh tim peneliti, tuntutan dari tugas yang sedang dilakukan. "Kesimpulan yang kami peroleh dari hasil ini adalah adanya mekanisme yang secara dinamis menyesuaikan cara kerja otak melalui proses penghambatan," ungkap Marcos.

Artikel Terkait