Kesehatan

Cara Tepat Menikmati Teh untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Minum teh di pagi hari tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, cara penyajian dan konsumsi teh sangat berpengaruh terhadap manfaat yang diperoleh.

E
Eira Orelia
23 October 2026 8 pembaca
Foto: Getty Images/iStockphoto/megaflopp
Foto: Getty Images/iStockphoto/megaflopp

Jakarta - Kebiasaan menikmati teh di pagi hari menjadi pilihan banyak orang untuk menenangkan pikiran dan menambah energi. Teh tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko stroke dan menjaga kesehatan jantung. Namun, penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine menunjukkan bahwa cara penyeduhan dan konsumsi teh dapat mempengaruhi manfaat kesehatan yang didapatkan.

Studi yang melibatkan lebih dari 485.000 orang dewasa menemukan bahwa mengonsumsi teh secara rutin minimal tiga kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit vaskular hingga 11 persen. Meski demikian, para ahli memperingatkan bahwa kesalahan dalam cara mengonsumsi teh bisa mengurangi manfaatnya atau bahkan menimbulkan risiko kesehatan lainnya.

Tips Menikmati Teh dengan Benar

Untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan jantung, berikut adalah beberapa panduan yang disarankan oleh Dr. Leana Wen dari George Washington University.

1. Hindari Minum Teh Saat 'Sangat Panas'

Banyak orang suka menikmati teh saat masih mendidih atau sangat panas. Namun, kebiasaan ini dapat berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin minum teh pada suhu sangat panas memiliki risiko penyakit pembuluh darah 16 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya. Dr. Wen menjelaskan, "Secara praktis, hindari minum teh yang cukup panas hingga membakar mulut atau tenggorokan. Konsumsi minuman sangat panas secara berulang juga dikaitkan dengan risiko kanker esofagus." Oleh karena itu, disarankan untuk menunggu hingga teh menjadi hangat atau agak dingin sebelum diminum.

2. Pilih Kepekatan Sedang

Cara menyeduh teh juga berperan penting. Penelitian menunjukkan bahwa teh yang diseduh dengan kepekatan sedang lebih efektif dalam memberikan perlindungan bagi jantung dibandingkan teh yang terlalu pekat. Baik teh hitam maupun teh hijau mengandung polifenol dan flavonoid yang dapat membantu merilekskan pembuluh darah serta menurunkan tekanan darah.

3. Hindari Penggunaan Gula Tambahan

Manfaat teh bagi kesehatan jantung dapat berkurang drastis jika ditambahkan pemanis berlebihan. Mengonsumsi teh tanpa gula merupakan pilihan terbaik untuk menggantikan minuman bersoda atau kemasan manis. Hal ini juga membantu dalam mengontrol berat badan dan mengurangi risiko gangguan metabolisme yang dapat memicu penyakit jantung.

4. Perhatikan Batas Asupan Kafein

Meskipun responden yang mengonsumsi teh sebanyak 6-8 cangkir sehari menunjukkan risiko vaskular terendah dalam studi tersebut, para ahli mengingatkan agar angka tersebut tidak dijadikan acuan mutlak. Teh mengandung kafein yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan kecemasan, gangguan tidur, hingga palpitasi. Batas aman konsumsi kafein harian bagi orang dewasa umumnya berada di kisaran 400 mg per hari.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menikmati teh dengan cara yang lebih sehat dan mendapatkan manfaat optimal untuk kesehatan jantung Anda.

Artikel Terkait