Melalui sebuah rekaman video, Sebby Sambom mengungkapkan bahwa milisi TPNPB-OPM mengakui peran mereka dalam insiden penembakan yang menimpa tiga pegawai negeri dari Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September 2026. Dalam pernyataannya, juru bicara TPNPB-OPM tersebut menegaskan bahwa ketiga pegawai tersebut menjadi sasaran karena dianggap terlibat sebagai bagian dari intelijen militer Indonesia.
Penjelasan TPNPB-OPM
Sebby Sambom menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap keberadaan intelijen militer yang dianggap mengancam eksistensi mereka. Penembakan ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang terjadi di wilayah Papua, yang sering kali dipicu oleh ketegangan antara kelompok separatis dan aparat keamanan.
Dampak Terhadap Keamanan Wilayah
Insiden penembakan ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat dan meningkatkan ketegangan di daerah tersebut. Banyak pihak yang menyerukan perlunya langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan dan mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.