Hiburan

Dampak Stres Terhadap Produksi ASI Menurut Konselor Laktasi

Kondisi psikologis seorang ibu berperan penting dalam kelancaran menyusui, di mana stres dapat mengganggu produksi dan pengeluaran ASI. Konselor laktasi menjelaskan hubungan antara hormon dan emosiona...

A
Ananta Prana
03 July 2026 22 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id – Kesehatan mental ibu ternyata memiliki dampak signifikan terhadap proses menyusui. Ketika seorang ibu mengalami stres, kecemasan, atau ketidaknyamanan, baik produksi maupun pengeluaran ASI dapat terganggu.

Peran Hormon dalam Menyusui

Konselor menyusui, Desyntia Inten Dwi Lestari, menjelaskan bahwa ada dua hormon utama yang mempengaruhi menyusui, yaitu prolaktin yang bertugas memproduksi ASI dan oksitosin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Menurutnya, hormon oksitosin sangat dipengaruhi oleh keadaan emosional ibu.

Pengaruh Emosional terhadap Produksi ASI

"Hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi psikologis ibu. Saat ibu merasa rileks, nyaman, dan bahagia, produksi serta pengeluaran ASI cenderung lebih optimal," ungkap Desyntia dalam sebuah acara di Jakarta Convention Center (JCC) baru-baru ini.

Di sisi lain, ketika ibu menghadapi tekanan, kelelahan, atau stres, refleks pengeluaran ASI dapat terhambat. Hal ini menyebabkan ASI yang sebenarnya sudah diproduksi tidak keluar dengan maksimal. Desyntia menambahkan, "Kondisi tersebut sering kali membuat ibu merasa produksi ASI berkurang, padahal penyebab utamanya adalah terganggunya proses pengeluaran ASI akibat faktor psikologis."

Artikel Terkait