BANJARBARU, KOMPAS.com — Sebuah musibah pelayaran menimpa KM Virgo Transport 8 yang terbalik ketika berlayar di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Pengalaman memilukan tersebut dialami oleh Mia Melinda, seorang warga Kendal, Jawa Tengah, yang baru sepekan bertugas sebagai kru musik di kapal tersebut. Perjalanan laut yang dimulai dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) itu sudah diwarnai tanda-tanda tidak biasa sejak awal. Melinda bahkan memilih untuk tidak tampil bernyanyi di atas panggung lantaran mendadak merasa kurang sehat serta diselimuti firasat buruk. Sepanjang rute pelayaran, guncangan gelombang tinggi dan suara aneh dari lambung kapal terus mengiringi perjalanan mereka.
Sebagaimana dilansir dari TribunBanjarmasin pada Rabu, Melinda menceritakan pengalaman awalnya:
“Waktu kejadian itu, apa kan itu dari awal perjalanan itu juga udah enggak enak semua kayak firasat gitu kan," "Terus kapal udah bunyi glotak-glotakan gitu sampai perjalanan. Habis itu ombak juga gede gitu kan,”
Kemiringan Kapal dan Kepanikan Penumpang
Kondisi pelayaran semakin genting seiring hari yang beranjak larut. Memasuki pukul 23.00 WIB (jam 11 malam), kejanggalan posisi kapal membuat para penumpang kesulitan melangkah hingga merasa seperti harus memanjat saat berjalan. Ketegangan mencapai puncaknya pada tengah malam ketika sejumlah penumpang dari dek bagian bawah berhamburan lari ke atas guna menyampaikan peringatan agar penumpang lain tidak tidur karena kapal mulai miring.
Melinda mengungkapkan detik-detik saat kapal mulai hilang keseimbangan:
“Terus jam 11 malamnya itu udah pada mikirin, itu kapalnya udah beda, kayak agak naik sedikit gitu kan. Jadi kita jalan itu udah kayak memanjat gitu," "Terus habis itu tengah malamnya ada yang bilang jangan tidur. Yang dari bawah itu mungkin kan, yang dari bawah itu naik ke atas, jangan tidur, kapal miring,”
Sambungan Telepon Darurat dan Proses Evakuasi
Menyadari kondisi kapal berada dalam bahaya besar, Melinda merasa sangat kaget dan panik. Di tengah situasi yang kian kritis, ia sempat menghubungi suaminya lewat sambungan telepon untuk mengabarkan kemiringan kapal dan rasa takut yang melandanya.
Melinda menuturkan percakapannya dengan sang suami:
“Terus saya kaget sama teman saya. Itu waktu kapal miring tuh saya masih kontak-kontakan sama suami saya, Pah, kapalnya miring Pah, takut saya,"
Tidak lama kemudian, KM Virgo Transport 8 terbalik di tengah lautan. Melinda berhasil diselamatkan setelah sempat terombang-ambing di Laut Jawa, lalu dievakuasi ke daratan dalam kondisi mengalami luka-luka.