Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menggelar tantangan aksi kebaikan di Instagram pada 8 September 2026, menjelang hari ulang tahunnya yang jatuh pada 10 September. Dalam unggahan tersebut, ia mengajak para pengikutnya untuk melakukan tindakan baik sebagai bentuk perayaan, bukan sekadar meminta hadiah atau pesta.
Dino, dalam sebuah video yang diunggah di akun @dinopattidjalal, menyampaikan permintaan sederhana namun penuh makna. "What do I want for my birthday? One random act of kindness from you," tuturnya dalam video tersebut. Ia mengajak siapapun yang ingin memberinya hadiah untuk menggantinya dengan satu aksi kebaikan acak kepada orang lain, lalu membagikan pengalaman tersebut di kolom komentar.
Beragam Tindakan Positif
Respons dari publik sangat luar biasa. Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut telah menerima sekitar 1.500 komentar yang berisi berbagai tindakan positif. Kebaikan yang diminta oleh Dino tidak selalu berkaitan dengan hal-hal material. Dalam videonya, ia memberikan beberapa contoh inspiratif, seperti memaafkan orang yang pernah menyakiti, menghubungi guru sekolah dasar untuk mengucapkan terima kasih, membantu teman yang patah hati menemukan pasangan baru, hingga berani menegur aparat yang bertindak tidak adil.
Bagi Dino, inti dari "kado" tahun ini adalah menciptakan rantai kebaikan yang berkelanjutan. Ia ingin mengubah momen pribadinya menjadi sebuah gerakan kolektif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Apresiasi untuk 100 Cerita Kebaikan Terbaik
Walaupun fokus utama dari kampanye ini adalah ketulusan, Dino juga menyiapkan apresiasi bagi mereka yang berpartisipasi. Dari ribuan cerita yang masuk, akan dipilih 100 aksi kebaikan terbaik yang paling menyentuh. Para pemenang akan mendapatkan hidangan gratis di AKC Library Cafe. Dengan peluang sekitar 7 persen untuk terpilih, persaingan di kolom komentar bukan hanya tentang siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang paling tulus dalam menggerakkan hati.
Melalui inisiatif ini, Dino Patti Djalal menunjukkan bahwa perayaan usia bisa dilakukan dengan cara yang lebih berdampak. Ia berhasil mengubah tradisi tiup lilin menjadi semangat bagi orang lain untuk terus berbuat baik. Pesan singkatnya tetap menggaung: "One random act of kindness from you." Itulah kado terindah yang ia nantikan tahun ini.