Kesehatan

Ear Seeds: Tren K-Pop yang Dikenal Dapat Membantu Penurunan Berat Badan

Ear seeds, biji kecil yang sering dipakai oleh idola K-Pop, kini menjadi tren yang dipercaya dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mendukung program diet.

D
Dinda Mughni
14 September 2026 32 pembaca
Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska
Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

Jakarta - Biji-bijian kecil berwarna emas atau perak yang dipasang di daun telinga semakin populer di kalangan penggemar K-Pop. Tren ear seeds atau stiker akupunktur telinga ini viral di media sosial setelah terlihat digunakan oleh beberapa selebriti dalam aktivitas sehari-hari mereka. Selain memberikan kesan estetis seperti perhiasan, terapi ini banyak diminati karena diyakini efektif dalam mengatasi kelelahan, mengurangi stres, serta membantu menjaga bentuk tubuh agar tetap ideal.

Namun, bagaimana pandangan medis mengenai hubungan antara penempelan biji kecil di telinga ini dengan proses penurunan berat badan? Telinga memiliki jaringan saraf yang kompleks dan terhubung langsung dengan berbagai organ dan sistem dalam tubuh. Dalam praktik akupunktur, stimulasi pada titik-titik saraf di area telinga berperan penting dalam mengatur nafsu makan.

Stimulasi Saraf untuk Mengontrol Nafsu Makan

Dokter Spesialis Akupunktur, dr. Srikandi Indira Putri, SpAk, menjelaskan bahwa ada mekanisme stimulasi pada titik telinga yang berfungsi dalam pengendalian nafsu makan. "Selain titik-titik organ pencernaan, ada juga titik akupunktur telinga yang bisa untuk menahan nafsu makan. Rangsangan pada titik akupunktur telinga tersebut dapat mengirimkan sinyal ke otak, kemudian ke pusat lapar dan kenyang, sehingga dapat membantu proses penurunan berat badan," ungkap dr. Srikandi.

Solusi untuk Mengatasi Rasa Lapar Berlebih

Bagi individu yang mengalami obesitas, tantangan utama dalam menurunkan berat badan adalah mengendalikan dorongan untuk terus mengunyah. Dalam penanganan medis, ear seeds digunakan sebagai terapi pendukung yang terus memberikan stimulasi bahkan setelah pasien selesai menjalani akupunktur utama di klinik. Penempelan ear seeds ini dirancang agar dapat bertahan hingga beberapa hari di rumah.

Dr. Srikandi menambahkan, "Pada pasien-pasien dengan obesitas yang kesulitan menahan nafsu makan, selain terapi akupunktur medik pada tubuh, bisa ditambahkan titik akupunktur telinga untuk menahan nafsu makan dengan pemasangan ear seeds maupun press needle." Pemasangan ear seeds ini dapat bertahan antara 3 hingga 5 hari.

Pasien yang menggunakan ear seeds akan merasakan sensasi kenyang yang merupakan dampak dari manipulasi sinyal saraf. Pemicuan titik refleks tersebut secara konstan mengubah cara otak merespons rasa lapar. "Efek yang dirasakan adalah perasaan kenyang karena titik tersebut langsung terhubung ke pusat lapar dan kenyang di otak, sehingga pasien lebih mampu menahan nafsu makan," jelasnya.

Walaupun terapi ear seeds terbukti secara medis dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk melatih kontrol diri dan mendukung program diet, penting bagi pengguna untuk tetap berkonsultasi dengan ahli untuk mencapai hasil manajemen berat badan yang optimal.

Artikel Terkait