🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Ekonomi Indonesia Dinilai Stabil, Pertumbuhan 6 Persen Tak Mustahil

Purbaya menyatakan ekonomi Indonesia jauh dari krisis dan pertumbuhan 6 persen seharusnya tidak sulit dicapai.

Darma Yudhistira

Penulis

27 March 2026
8 kali dibaca
Ekonomi Indonesia Dinilai Stabil, Pertumbuhan 6 Persen Tak Mustahil

Menurut Purbaya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh dari krisis. Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen seharusnya tidak sulit dicapai. Purbaya juga menekankan bahwa pemerintah terus berupaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ekonomi Indonesia telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan pertumbuhan PDB yang stabil dan inflasi yang terkendali. Berbagai kebijakan pemerintah, seperti paket stimulus ekonomi dan reformasi struktural, juga telah dilaksanakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan investasi, meningkatkan daya saing, dan memperluas akses ke pasar internasional.

Sebagai contoh, Purbaya menyebutkan bahwa pemerintah telah melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, seperti pembangunan jalan tol, bandara, dan pelabuhan. Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan sektor riil, seperti industri manufaktur dan pertanian, untuk meningkatkan kemampuan ekspor dan daya saing.

Menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan krisis ekonomi, Purbaya menyatakan bahwa "Ekonomi Indonesia jauh dari krisis. Kami telah mengambil berbagai langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan 6 persen seharusnya tidak sulit dicapai jika kita terus berupaya dan bekerja sama." Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi ekonomi global dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Ekonomi Indonesia memang masih menghadapi beberapa tantangan, seperti defisit anggaran dan utang negara yang tinggi. Namun, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi tantangan tersebut, seperti meningkatkan efisiensi anggaran dan mengembangkan sumber daya manusia. Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

Secara keseluruhan, Purbaya menegaskan bahwa ekonomi Indonesia memiliki potensi untuk tumbuh lebih cepat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, dan memperluas akses ke pasar internasional. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen seharusnya tidak sulit dicapai jika semua pihak bekerja sama dan berupaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id