Jakarta - Enam nama telah resmi masuk dalam daftar calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang baru. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menjadi salah satu kandidat yang mencalonkan diri untuk menggantikan Tedros Adhanom Ghebreyesus. Nama-nama kandidat tersebut telah dipublikasikan di situs resmi WHO setelah penutupan pengajuan nominasi pada 24 September 2026. Budi merupakan satu-satunya kandidat yang berasal dari Asia Tenggara, sementara lima kandidat lainnya berasal dari negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, Belgia, dan Spanyol.
Daftar Kandidat
Berikut adalah enam kandidat yang telah mengajukan diri:
- Hanan Mohammed Al-Kuwari (Qatar): Mantan Menteri Kesehatan Qatar.
- Hanan Balkhy (Arab Saudi): Seorang dokter yang saat ini memimpin kantor regional WHO untuk kawasan Mediterania Timur.
- Hans Kluge (Belgia): Seorang dokter dan Direktur Regional WHO untuk Eropa.
- Maria Neira (Spanyol): Seorang dokter dan epidemiolog yang pernah menjabat sebagai pejabat di WHO.
- Budi Gunadi Sadikin (Indonesia): Saat ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
- Gevorg Tamamyan (Botswana): Seorang dokter spesialis onkologi anak.
Proses Pemilihan Selanjutnya
Proses pemilihan untuk posisi Direktur Jenderal yang baru akan dilakukan dalam beberapa tahap. Para kandidat dijadwalkan untuk mengikuti forum kandidat pada November 2026. Setelah itu, Dewan Eksekutif WHO akan melakukan penyaringan dan memilih hingga tiga kandidat pada Januari 2027. Kandidat terpilih nantinya akan menggantikan Tedros, yang telah memimpin WHO sejak tahun 2017. Selama masa kepemimpinannya, WHO berperan dalam penanganan pandemi COVID-19 serta berbagai wabah penyakit lainnya, termasuk Ebola dan mpox.
Masa kepemimpinan Tedros juga ditandai dengan perubahan signifikan dalam pendanaan organisasi. Pada tahun 2025, Amerika Serikat memutuskan untuk menarik diri sebagai salah satu donor terbesar WHO. Presiden AS saat itu, Donald Trump, menuduh WHO melakukan kesalahan dalam penanganan pandemi COVID-19, yang kemudian dibantah oleh organisasi tersebut.
Dengan diumumkannya enam nama kandidat ini, proses pemilihan Direktur Jenderal WHO kini memasuki tahap seleksi sebelum pemungutan suara untuk menentukan penerus Tedros.