Kesehatan

Fenomena Ear Seeds di Kalangan Idol K-Pop

Ruka, anggota grup idola Babymonster asal Korea Selatan, menjadi sorotan publik setelah foto dirinya menggunakan ear seeds beredar. Benda ini bukan hanya aksesori, tetapi juga memiliki manfaat kesehat...

A
Adhe Dharma
13 September 2026 43 pembaca
Akupresur dengan ear seeds. Foto: Getty Images/Yue_
Akupresur dengan ear seeds. Foto: Getty Images/Yue_

Jakarta - Ruka, salah satu anggota grup idola Babymonster dari Korea Selatan, tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar setelah foto dirinya yang menggunakan plester di telinganya viral. Publik pun mempertanyakan apa sebenarnya benda tersebut dan mengaitkannya dengan kesehatan Ruka. Ternyata, plester yang terlihat di telinga Ruka adalah ear seeds, yang kini menjadi tren di kalangan para idol untuk mengatasi kecemasan dan memberikan manfaat medis lainnya.

Apa Itu Ear Seeds dan Cara Kerjanya?

Ear seeds adalah biji kecil yang digunakan untuk menstimulasi titik akupunktur di telinga tanpa menyebabkan cedera pada kulit. Menurut dr. Surya Witantra Giri, seorang Dokter Spesialis Akupunktur Medik Konsultan, secara tradisional ear seeds terbuat dari biji tanaman asli, yaitu biji Vaccaria (Vaccaria segetalis) yang berukuran kecil dan keras. Namun, seiring perkembangan zaman, bahan yang digunakan untuk ear seeds kini lebih bervariasi, termasuk logam, baja tahan karat, dan titanium. Untuk tujuan estetika, bahan kristal dan manik-manik juga sering digunakan.

“Kristal atau manik-manik stass (ear seeds) menggunakan kristal Swarovsky yang dipadukan dengan perekat transparan sehingga tampak persis seperti piercing tanpa tindik,” jelas dr. Surya. Secara medis, ear seeds bekerja dengan cara merangsang saraf perifer. Telinga memiliki beberapa titik cabang saraf penting, seperti nervus vagus dan auriculotemporalis. Ketika ear seed ditekan secara lembut, stimulasi tersebut mengirimkan impuls ke otak, khususnya ke sistem limbik dan hypothalamus, yang kemudian memicu pelepasan neurotransmiter seperti endorfin dan serotonin serta menekan hormon stres.

Apakah Ear Seeds Bisa Dipasang Sendiri?

Menurut dr. Surya, meskipun telinga kita memiliki ratusan titik akupunktur, pemasangan ear seeds sebaiknya dilakukan oleh ahli. Hal ini penting untuk memastikan akurasi titik dan hasil terapi yang diinginkan. Ear seeds menggunakan plester medis khusus yang hanya dapat diperoleh dari profesional. “Ear seeds menggunakan plester medis yang hipoalergenik, tahan air, dan aman untuk kulit sensitif agar tidak menyebabkan iritasi,” tambahnya. Namun, pengguna dapat mencopot ear seeds sendiri dengan cara menarik bahan perekatnya dan membersihkan telinga dengan alkohol swab setelah pemasangan.

Apakah Penggunaan Ear Seeds Mengubah Bentuk Telinga?

Beberapa orang mungkin khawatir bahwa penggunaan ear seeds dapat mengubah bentuk telinga. Namun, kekhawatiran ini tidak berdasar karena durasi pemasangan ear seeds relatif singkat. “Tidak mengubah telinga. Durasi pemasangan ear seed bervariasi tergantung bahannya. Ada yang hanya bertahan 3 hari, ada juga yang bisa bertahan hingga 2 minggu,” ungkap dr. Surya.

Selain membantu mengatasi stres, ear seeds juga memiliki manfaat lain. Menurut dr. Surya, ear seeds dapat menurunkan tingkat nyeri, seperti nyeri punggung, sakit kepala, dan nyeri haid. Selain itu, mereka juga dapat membantu mengurangi insomnia, mengelola berat badan, dan mengontrol nafsu makan. Ear seeds juga berperan dalam proses detoksifikasi tubuh, meredakan mual, dan mendukung pemulihan dari kecanduan seperti merokok. “Di dalam daun telinga terdapat ratusan titik akupunktur, dan stimulasi pada masing-masing titik tersebut memberikan manfaat yang berbeda,” tutupnya.

Meskipun ear seeds memiliki banyak manfaat, penting untuk berkonsultasi dengan ahli, seperti dokter spesialis akupunktur. Ear seeds sebaiknya digunakan sebagai dukungan pengobatan dan tidak menggantikan perawatan medis utama dari tenaga kesehatan.

Artikel Terkait