Hiburan

Festival Musik Padepopan: Sweet Escape Digelar di Terminal Jatijajar

Padepopan: Sweet Escape akan berlangsung pada 1 November 2026 di Jatijajar Transit Hub, Depok, menghadirkan berbagai musisi dan komunitas lokal di tengah operasional terminal.

A
Adhe Dharma
27 September 2026 25 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Penampilan Nosstress di Padepopan Seragam Beragam. (Dok: PDP'26)
Penampilan Nosstress di Padepopan Seragam Beragam. (Dok: PDP'26)

Padepopan: Sweet Escape kembali digelar pada tanggal 1 November 2026 di Jatijajar Transit Hub, Depok. Festival ini berlangsung di tengah aktivitas Terminal Jatijajar yang tetap beroperasi, menghubungkan musisi nasional, talenta lokal, komunitas, dan pelaku UMKM Depok dengan semangat “Datang Ringan, Pulang Senang”. Acara ini diselenggarakan oleh Memorise Fun Club (MFC), yang juga merupakan penyelenggara Pesta Bebas Berselancar (PBB) dan Hadjatan Keliling Kota (Djatlingko), bertujuan untuk memberikan pengalaman festival yang lebih sederhana dan dekat.

Terminal Jatijajar sebagai Pusat Pertemuan

Pemilihan Terminal Jatijajar sebagai lokasi festival mencerminkan karakter Padepopan: Sweet Escape. Terminal yang biasanya menjadi tempat transit bagi masyarakat ini juga berfungsi sebagai titik pertemuan bagi musik, komunitas, dan warga setempat. Kehadiran festival ini di Jatijajar menegaskan kedekatannya dengan Depok dan berbagai elemen lokal yang berkembang di dalamnya.

Kehadiran Musisi Terkenal dan Talenta Lokal

Setelah tampil pada Padepopan: Seragam Beragam tahun lalu, duo musisi asal Bali, Nosstress, kembali berpartisipasi dalam Padepopan: Sweet Escape. Penampilan mereka memberikan kesempatan bagi penggemar di Depok dan sekitarnya untuk menikmati musik mereka secara langsung. Dengan lagu-lagu yang menggambarkan keseharian dan hal-hal sederhana, Nosstress menyuguhkan karakter musik yang hangat dan santai, sejalan dengan semangat festival yang mengajak penonton untuk bernyanyi bersama dan bersenang-senang.

Selain Nosstress, festival ini juga akan menampilkan berbagai musisi lainnya seperti Lomba Sihir, Sal Priadi, Nadin Amizah, Alkateri, Biru Baru, Arteeich, D’Anomali (Sunskerta, Moss & Wine, Paman Rocky), dan The Gedor. Penampil-penampil ini membawa beragam karakter dan warna musik, dari karya yang personal hingga pertunjukan yang energik, mengajak penonton untuk ikut bernyanyi.

Padepopan: Sweet Escape juga memberikan ruang bagi para pahlawan lokal dan komunitas Depok. Bagi penyelenggara, keberadaan mereka menjadi bagian penting dari cerita festival. Depok bukan hanya sekadar lokasi acara, tetapi juga rumah bagi berbagai pelaku kreatif dan talenta yang terus berkembang. Pengunjung tidak hanya akan menikmati pertunjukan musik, tetapi juga menemukan berbagai aktivitas kreatif dan kolaborasi komunitas yang melengkapi suasana festival.

Ruang Berkumpul yang Penuh Kreativitas

Padepopan: Sweet Escape dirancang sebagai ruang berkumpul yang menggabungkan musik dengan berbagai aktivitas lainnya. Pengunjung dapat menjelajahi area komunitas, bertemu dengan pelaku kreatif, serta menikmati kuliner dari UMKM lokal. Konsep ini mengacu pada makna Padepopan yang terinspirasi dari kata "padepokan", yaitu tempat berkumpul bagi orang-orang dengan latar belakang yang berbeda. Semangat ini diterjemahkan dalam Padepopan: Sweet Escape sebagai ruang bagi musik, komunitas, kreativitas, dan pengalaman yang hadir bersama.

Melalui Padepopan: Sweet Escape 2026, Depok kembali memiliki kesempatan untuk merayakan musik, komunitas, dan keberagaman warganya dalam satu hari yang sederhana dan menyenangkan. Pada 1 November 2026, mari datang dengan ringan dan pulang dengan senang.

Artikel Terkait