Pada 21 September, kanal YouTube Channel Bandal mengunggah video yang mempertemukan empat sosok leader dari lintas generasi: Suho (EXO), S.Coups (SEVENTEEN), Jaehyun (BOYNEXTDOOR), dan Jiwon (Sechs Kies). Pertemuan ini menjadi ruang bagi mereka untuk saling terbuka mengenai dinamika serta tantangan di balik layar saat mengomandoi sebuah grup idola.
Obrolan Empat Leader di Channel Bandal
Diskusi santai tersebut dibuka melalui sebuah pertanyaan ringan: “Apakah Anda lebih memilih menjadi yang termuda di kelompok lain atau yang termuda di kelompok Anda sendiri?”. Setelah mengulas suka duka menjadi anggota paling muda, perbincangan bergeser secara alami pada beratnya tanggung jawab seorang ketua saat harus memandu banyak anggota dalam rentang waktu yang lama.
Para peserta yang hadir menyampaikan rasa kagum atas ketangguhan S.Coups dalam mengayomi 13 personel SEVENTEEN hingga bertahun-tahun. Beratnya tugas tersebut bahkan sempat diibaratkan seperti "mengelola seluruh kelas di sekolah dasar". Atas kegigihannya mengawal grup sampai di titik ini, S.Coups pun mendapat tepuk tangan hangat dari rekan-rekannya.
Pujian untuk S.Coups dan Wejangan Jiwon
Jaehyun turut memberikan apresiasi tinggi kepada SEVENTEEN. Di hadapan S.Coups, ia mengungkapkan bagaimana para junior mengidolakan grup tersebut dengan menyampaikan, "Bagi idola yang lebih muda, SEVENTEEN seperti grup yang patut dicontoh,”. S.Coups sempat merendah dan menyebut bahwa timnya pun tidak lepas dari kesalahan. Namun, Jiwon menegaskan bahwa keberhasilan SEVENTEEN menjaga keutuhan seluruh anggotanya lebih dari satu dekade merupakan pencapaian yang sangat luar biasa.
Jiwon lantas memberikan pandangan: “Tidak ada satu cara yang benar, tetapi melihat apa yang telah kalian lakukan sejauh ini, metode kalian adalah yang tepat,”. Ia mempertegas kembali apresiasinya dengan berkata, “memiliki 13 anggota bersama selama lebih dari 10 tahun bukanlah hal yang mudah. Kalian telah melakukannya dengan sangat baik.”.
Renungan Suho dan Pelukan Hangat Senior
Mendengar petuah dari Jiwon, Suho mendadak teringat pada perjalanannya sendiri dalam memimpin EXO. Rasa haru sekaligus penyesalan tampak menyelinap saat ia jujur mengakui, “Terkadang aku merasa menyesal. Aku bertanya-tanya apakah seharusnya aku memimpin seperti S.Coups,”.
Jiwon yang memahami perasaan tersebut bergegas menenangkan Suho. Musisi senior itu menyampaikan kalimat yang menyejukkan hati: “Kau telah memimpin EXO dengan caramu sendiri selama ini.”.
Latar Belakang Perjalanan EXO dan SEVENTEEN
Kejujuran Suho terasa beralasan jika melihat kembali perjalanan karier EXO. Mengawalinya pada tahun 2012 dengan 12 personel, EXO harus melakukan penyesuaian formasi menjadi sembilan orang setelah Kris, Luhan, dan Tao memilih hengkang. Tak hanya itu, deretan penugasan wajib militer serta kesibukan proyek solo para anggotanya beberapa kali membuat aktivitas grup terhenti sejenak.
Kondisi tersebut menjadikan pencapaian SEVENTEEN terasa amat spesial di mata Suho. Memulai debut pada tahun 2015 dan kini melangkah di tahun ke-12, SEVENTEEN berdiri kokoh sebagai panutan berkat keberhasilannya merawat kekompakan 13 anggota tanpa ada satu pun yang keluar.
(Artikel ini disarikan dari berita KOMPAS.com karya Rintan Puspita Sari yang terbit pada 22 September 2026, berpatokan pada laporan Koreaboo).