🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Gempa Bumi Dahsyat Melanda Bitung, Sulawesi Utara: Ancaman Tsunami Mengintai

Gempa bumi berkekuatan 7,6 SR mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, berpotensi memicu tsunami.

Ananta Prana

Penulis

02 April 2026
11 kali dibaca
Gempa Bumi Dahsyat Melanda Bitung, Sulawesi Utara: Ancaman Tsunami Mengintai

Gempa bumi dengan kekuatan 7,6 skala richter (SR) telah mengguncang kota Bitung, Sulawesi Utara, pada hari ini, menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk setempat. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini berpotensi memicu tsunami, sehingga masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Informasi dari saksi mata mengungkapkan bahwa gempa bumi ini terjadi tanpa peringatan, sehingga banyak penduduk yang terkejut dan tidak siap untuk menghadapi bencana ini. "Saya sedang berada di rumah ketika gempa bumi terjadi, saya merasakan getaran yang sangat kuat dan berlangsung cukup lama," kata seorang saksi mata. "Saya langsung keluar dari rumah dan melihat banyak orang lain yang juga panik dan berusaha mencari tempat yang aman."

Menurut data dari BMKG, gempa bumi ini memiliki episenter di laut, sehingga berpotensi memicu tsunami. "Kami telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah sekitar episenter gempa bumi," kata Kepala BMKG. "Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang, terutama jika mereka berada di daerah pantai atau dekat dengan laut."

Sejauh ini, belum ada laporan tentang korban jiwa atau kerusakan infrastruktur yang parah. Namun, pemerintah setempat telah melakukan evakuasi penduduk yang berada di daerah rawan tsunami dan membuka posko pengungsi untuk menyediakan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak gempa bumi.

BMKG dan pemerintah setempat tetap memantau situasi dan memberikan update tentang kondisi gempa bumi dan potensi tsunami. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang untuk memastikan keselamatan diri dan keluarga.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id