Hiburan

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun Setelah Dirawat Intensif

Guruh Soekarnoputra, seniman dan budayawan, meninggal dunia pada usia 73 tahun di Jakarta setelah menjalani perawatan intensif. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Sekjen PDIP.

A
Adhe Dharma
26 September 2026 22 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Guruh Soekarnoputra, Sabtu (19/7/2025). [dokumentasi pribadi]
Guruh Soekarnoputra, Sabtu (19/7/2025). [dokumentasi pribadi]

Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, seorang seniman dan budayawan, menghembuskan napas terakhirnya pada usia 73 tahun di Jakarta pada hari Sabtu, 26 September 2026. Sebelum meninggal, Guruh mengalami penurunan kondisi kesehatan yang cukup serius dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabar duka ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang mengonfirmasi kepergian tokoh budaya tersebut kepada publik. Guruh, yang merupakan putra bungsu dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dan Fatmawati, serta adik dari Megawati Soekarnoputri, meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Kondisi Kesehatan Guruh Sebelum Meninggal

Sebelum kepergiannya, Guruh dilaporkan dalam kondisi kritis, yang membuat keluarga, teman, serta sejumlah politisi dari PDI Perjuangan meminta masyarakat untuk mendoakan kesembuhannya. Namun, hingga berita mengenai kematiannya diumumkan, belum ada informasi resmi mengenai penyakit yang dideritanya.

Sehari sebelum meninggal, kondisi Guruh dikabarkan memburuk, dan ia mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Hasto Kristiyanto mengonfirmasi kondisi tersebut, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyakit yang dialami oleh Guruh. "Mohon doanya semoga mendapat rahmat kesembuhan dari Tuhan," ungkap Hasto saat dimintai keterangan pada Jumat, 25 September 2026.

Doa Bersama untuk Guruh

Politikus PDIP, M Guntur Romli, juga menegaskan bahwa Guruh sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Pihak internal PDIP bahkan mengadakan doa bersama dan meminta masyarakat untuk turut serta mendoakan kesembuhan Guruh. "Betul, mohon doanya, kami juga menggelar doa bersama untuk mas Guruh," kata Guntur Romli.

Kepergian Guruh Soekarnoputrupa menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat, serta menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi kesehatan yang dialaminya sebelum meninggal.

Artikel Terkait