Yogyakarta - Dalam acara #TanggalMerahUntukIbu yang diadakan oleh Frisian Flag, suasana hangat terasa saat grup vokal perempuan Cantabile Chorale membawakan lagu-lagu tentang ibu dan keluarga. Acara ini berlangsung di Grand Atrium Pakuwon Mall Yogyakarta pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026, dan menawarkan berbagai rangkaian kegiatan serta booth yang menyenangkan bagi para ibu yang hadir.
Berbagai lagu dinyanyikan dalam acara tersebut, termasuk 'Ratu Sejagad' dan 'Kumpul Bocah' yang dikenal dari Vina Panduwinata, 'Pesawat Kertas' yang dinyanyikan oleh JKT48, serta 'Bunda' dari Melly Goeslaw. Selain itu, lagu 'Selalu Ada di Nadimu' dari BCL, yang merupakan soundtrack film *Jumbo*, juga turut mengisi acara.
Pemilihan Lagu yang Bermakna
Salah satu anggota Cantabile Chorale, Rahayu Pratiwi K (24), menjelaskan bahwa pemilihan lagu-lagu tersebut disesuaikan dengan tema acara. Melalui lagu-lagu ini, mereka ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi dan mendidik anak-anak mereka hingga dewasa. "Dari lagu-lagu yang kami bawakan tadi, mungkin kami juga ingin menyampaikan juga terima kasih kepada orang tua yang sudah mendidik kami sampai besar begitu," ungkap Ayy, sapaan akrabnya.
Apresiasi untuk Para Ibu
Cantabile Chorale merupakan paduan suara independen yang berlokasi di Yogyakarta. Ayy menambahkan bahwa momen #TanggalMerahUntukIbu juga menjadi kesempatan untuk menghargai perjuangan para ibu. Ia menyampaikan pesan sederhana kepada para ibu yang selalu merawat dan mendampingi anak-anak mereka. "Pokoknya semangat, kalian itu keren semua para Ibu, dan pasti anak juga berterima kasih karena sudah bisa dirawat sampai tumbuh sebesar ini ya, dengan baik," tambah Rahayu.
Selain penampilan musik, acara #TanggalMerahUntukIbu juga dimanfaatkan oleh para ibu untuk menikmati waktu untuk diri sendiri. Salah satunya adalah Teti, seorang ibu dari Sleman yang juga hadir dalam acara tersebut. Teti mengungkapkan kebahagiaannya bisa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang tersedia. Ia mencoba layanan pijat untuk relaksasi dan mencicipi berbagai makanan yang ditawarkan.
"Senang dengan adanya acara ini, semoga dibanyak-banyakin acara kayak gini ya. Tadi udah coba pijat bikin santai. Terus cobain beberapa makanan juga," kata Teti. Ia menambahkan bahwa acara tersebut memberikan kesempatan bagi para ibu untuk benar-benar menikmati waktu libur, mengingat menjadi seorang ibu sering kali membuat seseorang merasa tidak memiliki waktu libur. "Ya seperti hari libur ya untuk ibu. Kita juga tahu kan kalau ibu itu ibaratnya nggak ada hari liburnya, 24 jam pokoknya. Jadi sekarang ya bisa dibilang acara ini bikin santai dan bikin happy ibu-ibu," ujarnya.