Idgitaf, seorang solois berbakat, akan mengadakan konser bertajuk Berusaha di Bawah Hujan di Kuningan City Ballroom, Jakarta Selatan, pada tanggal 18 September 2026. Konser ini akan dibagi menjadi dua babak yang menampilkan kombinasi vokal, tarian, dan elemen teatrikal, serta menyuguhkan total 25 lagu. Idgitaf juga berperan sebagai Creative Director untuk acara ini, dan tiket telah dijual dengan harga mulai dari Rp159.000 hingga Rp349.000.
Konsep Pertunjukan yang Unik
Dalam pertunjukan yang unik ini, Idgitaf tidak hanya akan menyanyi, tetapi juga akan menari dan berakting di atas panggung. Pendekatan ini diambil untuk menyampaikan pesan dari album terbarunya dengan lebih baik kepada para penonton. Idgitaf menjelaskan, "Aku merasa album ini bisa tervisualisasikan dengan baik kalau tidak cuma bernyanyi. Aku tahu aku bisa bernyanyi dan menulis lagu, tetapi apa lagi yang dibutuhkan? Jadi, aku memutuskan untuk menari sekaligus menambahkan unsur teatrikal."
Pertunjukan ini akan memberikan pengalaman berbeda bagi penikmat musik di Indonesia. Babak pertama akan menampilkan pertunjukan teatrikal yang emosional, di mana Idgitaf berperan sebagai elemen Air yang berinteraksi dengan sosok elemen Api. Sementara itu, babak kedua akan menjadi selebrasi musik dengan deretan lagu kejutan yang jarang dinyanyikan. "Di babak kedua benar-benar whole concert, ada kolaborasi dan lagu-lagu underrated milikku. Pokoknya aku ingin memberikan apresiasi lebih kepada penggemar yang selama ini hanya disuguhkan setlist sederhana," tambah Idgitaf.
Menjaga Kualitas Pertunjukan
Idgitaf mengonfirmasi bahwa ia akan menyanyikan total 25 lagu, dengan tetap memprioritaskan kenyamanan penonton. "Total ada 25 lagu dan itu sebenarnya sudah sesingkat mungkin. Walaupun membawakan 25 lagu, aku jamin tidak akan mengecewakan dan tetap memperhatikan kenyamanan penonton," tegasnya. Meskipun semangat, Idgitaf mengaku merasa gugup saat membawakan satu lagu rahasia yang memiliki nuansa upbeat karena tingkat kesulitan vokalnya yang tinggi. "Ada satu lagu yang aku takut bawakan karena secara teknis sangat susah. Lagunya upbeat, dan rekan kolaborator pemilik lagu ini memang terkenal sangat teknikal," ungkapnya.
Untuk menjaga keaslian pesan dari pertunjukan, Idgitaf mengambil alih peran sebagai Creative Director. "Materi albumnya sudah kuat dan yang paling paham ceritanya adalah aku. Jadi, apa yang ditunjukkan tidak perlu bantuan orang lain. Konseptor pengerjaan album ini memang aku sendiri," jelasnya. Bagi para penonton yang ingin menyaksikan aksi teatrikal Idgitaf, tiket untuk pementasan telah tersedia di laman www.idgitaf.id dengan harga yang bervariasi.