Ekonomi

IHSG Diprediksi Menguat Menjelang Rapat Bank Indonesia, Saham ANTM, ACES, dan RAJA Jadi Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan pada perdagangan Rabu (21/10), dengan sejumlah saham direkomendasikan oleh analis.

J
Jaya Abdi
21 October 2026 3 pembaca
Karunia Putri
Karunia Putri

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi akan mengalami penguatan pada perdagangan yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober. Sejumlah saham yang menarik perhatian analis antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Tim riset dari BRI Danareksa menilai bahwa para investor akan menunggu hasil keputusan dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung hari ini. Konsensus yang diperoleh dari 34 ekonom melalui Bloomberg memperkirakan bahwa BI Rate akan tetap berada di angka 5,75%. Namun, ada beberapa ekonom yang memprediksi adanya kemungkinan kenaikan suku bunga menjadi 6% hingga 6,25% untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang saat ini berada di kisaran Rp 18.000 per dolar AS.

Analisis Teknis IHSG

Menurut tim riset, keputusan Bank Indonesia di tengah tekanan arus modal asing dan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh MSCI akan menjadi faktor penting bagi pergerakan rupiah dan IHSG. Secara teknis, BRI Danareksa mencatat bahwa IHSG telah memantul dari level support Fibonacci sekitar 4.942, dengan target rebound teknis terdekat di kisaran 5.318 hingga 5.400. Namun, mereka juga mencatat bahwa MACD masih berada di zona negatif dengan momentum bearish.

“Maka, penguatan perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” ungkap tim riset BRI Danareksa Sekuritas. Level support saat ini dinilai berada di angka 5.185. Jika level ini berhasil ditembus, maka risiko terjadinya koreksi ulang akan meningkat. Indeks perlu menembus level resistance untuk memperkuat peluang pemulihan.

Support merupakan area harga tertentu yang diyakini sebagai titik terendah, di mana harga biasanya akan kembali naik setelah menyentuh level tersebut karena adanya peningkatan pembelian. Sebaliknya, resistance adalah tingkat harga yang dianggap sebagai titik tertinggi, di mana setelah harga mencapai level ini, biasanya akan terjadi aksi jual yang signifikan sehingga menghambat laju kenaikan harga.

Rekomendasi Saham

Tim riset BRI Danareksa merekomendasikan untuk memperhatikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Di sisi lain, Senior Technical Analyst dari Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, merekomendasikan saham PT Indah Kiat Paper & Pulp Tbk (INKP), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Berdasarkan indikator teknis, sinyal Stochastics KD dan RSI menunjukkan tren yang positif, sementara volume perdagangan juga mulai mengalami peningkatan. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup dengan lonjakan 5,65% ke level 5.278. Nafan menilai bahwa ini dapat dilihat sebagai rebound teknis setelah pasar mengalami tekanan jual yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi para investor untuk melakukan bargain hunting, terutama pada saham-saham yang sebelumnya mengalami penurunan tajam, sehingga valuasinya menjadi lebih menarik. Namun, kenaikan ini belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan kepercayaan investor, mengingat pasar masih dihadapkan pada ketidakpastian terkait evaluasi MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

Artikel Terkait