Ekonomi

IHSG Diprediksi Turun, Rekomendasi Saham KLBF, MDKA, dan MAPI Diberikan Analis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (16/9), dengan sejumlah saham direkomendasikan oleh analis.

E
Eira Orelia
16 September 2026 47 pembaca
Karunia Putri
Karunia Putri

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan turun pada perdagangan yang berlangsung pada Rabu, 16 September. Dalam konteks ini, sejumlah saham seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi rekomendasi dari para analis.

Proyeksi Penurunan IHSG

Ivan Rosanova, analis dari BinaArtha Sekuritas, menyatakan bahwa IHSG masih memiliki potensi untuk turun pada hari ini berdasarkan analisis teknikal. IHSG telah ditutup di bawah garis SMA-20 selama dua hari berturut-turut, yang menandakan kemungkinan berlanjutnya tren penurunan menuju level 6.290, terutama jika IHSG berhasil menembus di bawah 6.370. Menurutnya, level 6.290 diharapkan menjadi support yang kuat karena merupakan titik dukungan dari dua tarikan Fibonacci retracement yang berbeda.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” ungkapnya.

Level Support dan Resistance

Level support IHSG saat ini berada di angka 6.370, 6.290, dan 6.179, sementara level resistennya tercatat di 6.639, 6.752, 6.835, dan 6.916. Support adalah area harga yang dianggap sebagai titik terendah dalam suatu periode, di mana harga saham biasanya akan kembali naik setelah menyentuh level tersebut akibat meningkatnya pembelian. Sebaliknya, resistance merupakan titik harga tertinggi yang sering kali diikuti dengan aksi jual besar, sehingga menghambat laju kenaikan harga.

Ivan juga merekomendasikan beberapa saham lainnya, termasuk PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Analisis Pasar Menjelang Keputusan FOMC

Nafan Aji Gusta Utama, Senior Technical Analyst dari Mirae Asset Sekuritas, menjelaskan bahwa indikator MA20 dan MA60 menunjukkan kondisi bullish crossover, meskipun sinyal dari stochastics KD dan RSI menunjukkan tanda negatif, serta volume perdagangan mulai menurun. Di pasar Indonesia, para investor cenderung berada dalam posisi wait and see menjelang keputusan FOMC terkait Fed Rate yang akan diumumkan pada Kamis, 17 September 2026 dini hari waktu Indonesia.

Hal ini menjadikan perdagangan hari ini berfungsi sebagai positioning menjelang risiko acara, sehingga potensi technical rebound tetap terbuka jika tekanan jual mulai mereda. Nafan merekomendasikan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan target harga di level 1.350 dan 1.400, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dengan target harga di level 3.430, 3.470, dan 3.580, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan target harga di Rp 1.440, 1.505, dan 1.890.

Artikel Terkait