Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup dengan penurunan sebesar 1,33% atau setara dengan 88,86 poin, mencapai level 6.589 pada penutupan perdagangan yang berlangsung pada Kamis (10/9). Dalam perdagangan tersebut, terdapat transaksi crossing besar mencapai Rp 1,25 triliun di saham PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI).
Sejalan dengan transaksi tersebut, harga saham VICI mengalami lonjakan sebesar 5,71% menuju level 1.110 dan mencatatkan kenaikan hingga 24,72% dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, total volume transaksi sepanjang hari ini mencapai 48,02 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,66 juta kali.
Pergerakan Pasar dan Sektor Saham
Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 11.554 triliun dengan total nilai transaksi hari ini sebesar Rp 21,37 triliun. Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 150 saham mengalami kenaikan, sementara 516 saham mengalami penurunan, dan 127 saham tidak menunjukkan pergerakan.
Seluruh sektor di bursa ditutup di zona merah, dengan sektor energi mengalami penurunan sebesar 2,06% secara sektoral. Di dalam sektor ini, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 4,5% ke level 212, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) merosot 3,62% ke level 426, dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) anjlok 5,7% ke level 149.
Indeks Asia dan Perbandingan Pergerakan
Sektor bahan baku juga mengalami penurunan signifikan, di mana saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) merosot 5,61% ke level 925, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 3,69% ke level 5.225, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) terkoreksi 3,64% ke level 530.
Sementara itu, indeks bursa di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada hari ini. Indeks Nikkei Jepang naik 0,14% ke level 65.232, Hang Seng mengalami penurunan 1,27% ke level 24.954, Kospi Korea Selatan berkurang 0,25% ke level 7.033, dan Shanghai Composite turun 0,43% ke level 3.934.