Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 1,12% pada level 5.387 dalam perdagangan yang berlangsung pada hari Kamis, 22 Oktober. Meskipun mengalami kenaikan, angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi di akhir sesi pertama. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa IHSG dibuka pada level 5.247. Setelah sempat mengalami penurunan di awal perdagangan, indeks berhasil berbalik arah dan melanjutkan tren positif hingga penutupan.
Selama sesi perdagangan, tercatat sebanyak 467 saham mengalami penguatan, sementara 204 saham mengalami penurunan, dan 123 saham lainnya stagnan. Volume transaksi perdagangan mencapai 37,66 juta lot dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,1 juta kali. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 16,207 triliun, dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp 9.503 triliun.
Kontribusi Sektor Terhadap Penguatan IHSG
Analisis dari Phillip Sekuritas Indonesia mengungkapkan bahwa sektor energi, finansial, dan bahan baku memberikan kontribusi terbesar terhadap penguatan IHSG. Sektor energi mencatatkan kontribusi sebesar 10.337, diikuti oleh sektor finansial dengan 8.564, dan sektor bahan baku sebesar 5.620. Dalam kondisi indeks yang menguat, sejumlah saham juga mengalami kenaikan harga yang signifikan dan masuk dalam kategori top gainers.
Saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) mencatatkan kenaikan tertinggi dengan persentase 21,17% atau 690 poin, mencapai level Rp 3.950. Diikuti oleh saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang menguat 22,18% atau 590 poin ke level Rp 3.250, dan saham PT Arthavest Tbk (ARTA) yang naik 24,65% atau 530 poin ke level Rp 2.680. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga mengalami kenaikan sebesar 1,61% atau 400 poin, mencapai level Rp 25.300. Sementara itu, saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) melonjak 25% atau 360 poin ke level Rp 1.800.
Saham yang Mengalami Penurunan
Di sisi lain, beberapa saham berakhir di zona merah dan masuk dalam kategori top losers. Saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) mengalami penurunan terbesar sebesar 6,93% atau 350 poin, sehingga berada di level Rp 4.700. Saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) menyusul dengan penurunan 6,92% atau 220 poin ke level Rp 2.960. Selanjutnya, saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) terkoreksi 5,86% atau 130 poin ke level Rp 2.090. Saham PT NextAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) juga turun 1,97% atau 225 poin ke level Rp 11.200, sedangkan saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melemah 0,38% atau 125 poin ke level Rp 32.500.
Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id. Nikmati pengalaman membaca yang lebih nyaman dan fitur menarik lainnya melalui aplikasi mobile Katadata.