Ekonomi

IHSG Terpuruk 40% Tahun Ini, Transaksi Crossing Mencapai Rp 4,88 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 11,57% pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (16/10), dengan hanya 10 saham yang menguat.

D
Darma Yudhistira
17 October 2026 15 pembaca
Nur Hana Putri Nabila
Nur Hana Putri Nabila

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh drastis sebesar 11,57% dan berada di level 5.185 pada penutupan bursa hari ini, Jumat (16/10). Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 10 saham yang mengalami penguatan, sementara 775 saham mengalami penurunan, dan 10 saham lainnya tidak menunjukkan pergerakan.

Penurunan tajam ini disebabkan oleh pengumuman dari MSCI yang mempertimbangkan untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Jika hal ini terjadi, Indonesia akan kehilangan statusnya sebagai negara berkembang dan posisinya akan setara dengan negara-negara yang pernah mengalami kebangkrutan, seperti Argentina, Lebanon, Ukraina, dan Zimbabwe. Secara year to date (ytd), IHSG telah merosot 40,04% dan mengalami penurunan 19,50% dalam sebulan terakhir.

Transaksi Crossing Mencolok

Pada hari ini, terjadi transaksi crossing di saham-saham konglomerat dan BUMN. Saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) yang merupakan bagian dari Grup Sinar Mas mencatatkan crossing di pasar negosiasi dengan harga Rp 14.889, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 3,98 triliun. Selain itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga mengalami crossing di harga Rp 1.000 dengan nilai transaksi sebesar Rp 200 miliar.

Transaksi crossing juga tercatat pada saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di level Rp 1.961 dengan nilai Rp 323,60 miliar, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami crossing di level Rp 3.485 dengan nilai transaksi Rp 118 miliar. Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) juga mencatatkan crossing di harga Rp 1.410 senilai Rp 158 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di level Rp 6.071 dengan nilai Rp 100,18 miliar.

Data Perdagangan dan Sektor yang Tertekan

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa total nilai transaksi saham sore ini mencapai Rp 31,94 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 68,57 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 2,13 juta kali. Kapitalisasi pasar IHSG pada hari ini tercatat sebesar Rp 9.176 triliun.

Seluruh sektor di BEI mengalami penurunan, dengan sektor kesehatan mencatatkan penurunan terbesar sebesar 13,16%. Di dalam sektor ini, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengalami koreksi sebesar 14,56% dan diperdagangkan pada harga Rp 675.

Sementara itu, bursa saham di Asia justru menunjukkan tren positif, dengan Indeks Hang Seng naik 0,52%, Nikkei tumbuh 1,39%, Shanghai Composite meningkat 0,24%, dan Straits Times naik 0,25%.

Artikel Terkait