Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penurunan sebesar 2,59% menjadi 5.936 pada perdagangan hari Senin, 12 Oktober. Dalam sesi perdagangan tersebut, tercatat 114 saham mengalami penguatan, sedangkan 602 saham mengalami penurunan dan 77 saham tidak bergerak.
Sejumlah saham yang dimiliki oleh konglomerat di Indonesia, seperti Prajogo Pangestu, Grup Bakrie, Grup Sinarmas, dan Grup Djarum, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Contohnya, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) yang merupakan bagian dari Grup Barito, mengalami penurunan hingga 14,95% menjadi Rp 4.040. Selain itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga anjlok 14,94% menjadi Rp 655, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) merosot 11,48% menjadi Rp 2.390.
Penurunan Saham di Grup Bakrie dan Djarum
Dari sisi Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terperosok 8,33% menjadi Rp 165, diikuti oleh PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang juga turun 8,33% menjadi Rp 66, serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang mengalami penurunan 9,29% menjadi Rp 332. Sementara itu, saham dari Grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), turun 1,65% menjadi Rp 5.950, dan PT Global Digital Niaga Putra Tbk (BELI) merosot 3,40% menjadi Rp 284.
Menurut informasi dari Stockbit Sekuritas, penurunan IHSG kali ini terjadi bersamaan dengan rumor bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera mengumumkan hasil investigasi terkait dugaan manipulasi harga saham yang melibatkan beberapa emiten di sektor energi terbarukan dan pertambangan batu bara. Investigasi ini berpotensi berujung pada denda yang dapat mencapai ratusan miliar rupiah.
Data Perdagangan dan Sektor yang Terpengaruh
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa nilai transaksi saham pada hari ini mencapai Rp 13,66 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 62,14 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,87 juta kali. Kapitalisasi pasar IHSG pada sore hari ini tercatat sebesar Rp 1,87 triliun. Selain itu, seluruh sebelas sektor yang ada di BEI mengalami penurunan, dengan sektor energi mencatatkan penurunan terbesar sebesar 6%.
Bursa saham di Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks Nikkei tidak mengalami perubahan, sedangkan Shanghai Composite turun 0,43%. Di sisi lain, Hang Seng mengalami kenaikan sebesar 0,25% dan Straits Times meningkat 0,30%.
Beberapa saham yang mencatatkan kenaikan di antaranya adalah PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang naik 3,80% menjadi Rp 1.640, dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) yang meningkat 2,22% menjadi Rp 460.