🔴 Breaking
INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia
Nasional

Intelijen Turki Ungkap Strategi Israel untuk Menggagalkan Perundingan Damai AS-Iran

Upaya licik Israel untuk menghalangi perundingan damai antara AS dan Iran terungkap oleh intelijen Turki.

Dinda Mughni

Penulis

28 March 2026
6 kali dibaca
Intelijen Turki Ungkap Strategi Israel untuk Menggagalkan Perundingan Damai AS-Iran

Baru-baru ini, intelijen Turki berhasil mendeteksi upaya licik Israel untuk menggagalkan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Menurut sumber intelijen, Israel telah melakukan berbagai manuver untuk mempersulit proses perundingan damai yang sedang berlangsung. Upaya ini dilakukan agar perundingan damai antara AS dan Iran tidak berhasil, sehingga Israel dapat mempertahankan posisinya di kawasan Timur Tengah.

Intelijen Turki menemukan bahwa Israel telah melakukan serangkaian tindakan untuk mempengaruhi opini publik dan mendorong ketidakpercayaan terhadap perundingan damai. "Israel berusaha untuk menciptakan kesan bahwa perundingan damai antara AS dan Iran tidak akan berhasil dan bahwa Iran tidak dapat dipercaya," kata seorang sumber intelijen Turki. "Mereka melakukan ini dengan menyebarkan propaganda dan desas-desus yang tidak berdasar untuk mempersulit proses perundingan."

Menurut sumber intelijen, Israel juga telah melakukan upaya untuk mempengaruhi keputusan politisi AS dan mempengaruhi proses perundingan damai. "Israel memiliki banyak pengaruh di AS dan mereka menggunakan pengaruh ini untuk mempengaruhi keputusan politisi AS," kata sumber intelijen. "Mereka berusaha untuk membuat AS mempertahankan posisi yang keras terhadap Iran dan tidak memberikan konsesi yang signifikan dalam perundingan damai."

Perundingan damai antara AS dan Iran telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri sanksi ekonomi AS terhadap Iran. Namun, proses perundingan damai ini telah mengalami banyak hambatan dan tantangan, termasuk upaya Israel untuk menggagalkannya. "Kami berharap bahwa perundingan damai antara AS dan Iran dapat berlangsung dengan sukses dan menghasilkan kesepakatan yang adil dan bermanfaat bagi semua pihak," kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Intelijen Turki berharap bahwa pengungkapan upaya licik Israel ini dapat membantu meningkatkan kesadaran internasional tentang pentingnya perundingan damai antara AS dan Iran. "Kami berharap bahwa pengungkapan ini dapat membantu mencegah upaya Israel untuk menggagalkan perundingan damai dan membantu mencapai kesepakatan yang adil dan bermanfaat bagi semua pihak," kata seorang sumber intelijen Turki.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id