🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Kebakaran Dahsyat di Stasiun Pengisian Gas Elpiji Cimuning Bekasi, Tiga Orang Mengalami Luka Bakar

Kebakaran hebat melanda stasiun pengisian gas elpiji di Cimuning Bekasi, menyebabkan tiga orang luka bakar dan menghanguskan sebagian besar fasilitas.

Jarot Kusna

Penulis

01 April 2026
11 kali dibaca
Kebakaran Dahsyat di Stasiun Pengisian Gas Elpiji Cimuning Bekasi, Tiga Orang Mengalami Luka Bakar

Stasiun pengisian gas elpiji di Cimuning, Bekasi, mengalami kebakaran hebat pada hari Selasa, 14 Maret 2023, sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan menghanguskan sebagian besar fasilitas stasiun. Menurut saksi mata, api mulai muncul dari area penyimpanan gas elpiji dan dengan cepat menyebar ke seluruh area stasiun.

Menurut keterangan dari petugas pemadam kebakaran, kebakaran dapat dikendalikan setelah beberapa jam upaya pemadaman. "Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.15 WIB dan langsung melakukan penanganan. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.30 WIB," kata petugas pemadam kebakaran. Tiga orang yang mengalami luka bakar langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepolisian setempat juga telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. "Kami masih melakukan penyelidikan dan belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Namun, kami berharap dapat menemukan penyebabnya secepat mungkin sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa depan," kata seorang perwira polisi. Sementara itu, pihak pengelola stasiun pengisian gas elpiji telah berjanji untuk melakukan reklamasi dan pembangunan kembali fasilitas yang rusak.

Warga sekitar yang menjadi saksi kejadian tersebut mengaku merasa terkejut dan takut ketika melihat api besar yang muncul dari stasiun pengisian gas elpiji. "Saya sedang berada di dekat rumah ketika mendengar suara ledakan dan melihat api besar. Saya langsung berlari menjauh dari lokasi karena takut terkena api," kata seorang warga. Kebakaran ini telah menyebabkan kerugian yang signifikan bagi pihak pengelola stasiun pengisian gas elpiji dan warga sekitar.

Kasus kebakaran ini juga memicu perhatian dari pemerintah setempat untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di sekitar fasilitas-fasilitas pubblik. "Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan dan keamanan di sekitar fasilitas pubblik, termasuk stasiun pengisian gas elpiji, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan," kata seorang pejabat pemerintah setempat. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran dan bencana lainnya.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id