Kesehatan

Kebiasaan Sehat yang Bisa Dipelajari dari Masyarakat Spanyol

Hidup sehat tidak selalu memerlukan perubahan besar, banyak kebiasaan sederhana yang dapat meningkatkan kesehatan. Masyarakat Spanyol memiliki sejumlah kebiasaan yang menarik untuk ditiru.

D
Dinda Mughni
26 September 2026 26 pembaca
Foto: Ilustrasi Kota Sevilla, Spanyol (Getty Images)
Foto: Ilustrasi Kota Sevilla, Spanyol (Getty Images)

Menjalani gaya hidup sehat tidak selalu memerlukan langkah-langkah besar. Kebiasaan sehari-hari, mulai dari pola makan hingga cara bersosialisasi, dapat berkontribusi pada kesehatan yang lebih baik. Spanyol, yang pernah dinyatakan sebagai negara dengan tingkat kesehatan terbaik di dunia, memiliki harapan hidup rata-rata mencapai 86 tahun. Masyarakat di negara ini menjalani berbagai kebiasaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka, yang mencakup pola makan, aktivitas fisik, waktu istirahat, dan interaksi sosial.

1. Minyak Zaitun sebagai Bahan Utama

Masakan di Spanyol sering menggunakan minyak zaitun extra virgin, yang merupakan salah satu komponen penting dalam diet Mediterania tradisional. Menurut laman Times of India, minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan polifenol, yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mengurangi peradangan. Sebuah tinjauan studi yang diterbitkan pada tahun 2014 di National Library of Medicine menunjukkan bahwa konsumsi minyak zaitun, khususnya jenis extra virgin, dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian pada individu yang memiliki risiko tinggi.

2. Gaya Hidup yang Santai

Studi yang dipublikasikan dalam ScienceDirect menunjukkan bahwa budaya dengan tempo yang lebih lambat, seperti di Spanyol, memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan kesejahteraan yang lebih baik. Masyarakat Spanyol cenderung menikmati waktu makan tanpa terburu-buru, sering kali sambil bersosialisasi. Tradisi siesta, yang merupakan istirahat singkat di siang hari, serta kebiasaan makan siang yang panjang, berkontribusi pada gaya hidup seimbang yang memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan mengurangi stres.

3. Budaya Tapas

Budaya tapas di Spanyol tidak hanya berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga cara menikmatinya. Budaya ini mendorong variasi dalam makanan, pengaturan porsi, dan kebiasaan makan bersama. Penelitian dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa makan dalam suasana santai dan bersama orang lain dapat mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat dan berdampak positif pada metabolisme. Dengan makan perlahan dan ditemani orang lain, masyarakat Spanyol dapat mencegah makan berlebihan dan mendukung pencernaan yang lebih baik.

4. Paparan Sinar Matahari

Iklim di Spanyol memungkinkan masyarakatnya mendapatkan vitamin D yang melimpah, yang penting untuk kesehatan tulang, fungsi kekebalan tubuh, dan suasana hati. Paparan sinar matahari setiap hari dan gaya hidup aktif di luar ruangan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Spanyol. Menurut laman GoodRx, vitamin D memiliki banyak manfaat, termasuk mendukung kesehatan tulang dan otot, mengatur tekanan darah, menjaga fungsi otak, serta mengatur kadar gula darah. Selain itu, sinar matahari juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan membunuh bakteri.

5. Memperkuat Koneksi Sosial

Interaksi sosial merupakan kebiasaan sehat yang dijalani masyarakat Spanyol. Dari pertemuan di lingkungan sekitar hingga di kafe, komunitas memiliki peran penting dalam budaya mereka. Sebuah penelitian yang melibatkan 1.174 orang dewasa lanjut usia di Leganés, Spanyol, pada tahun 2007 menunjukkan bahwa memiliki seseorang yang dapat dipercaya atau menjadi tempat berbagi cerita dapat mengurangi risiko kematian hingga 25 persen.

6. Merawat Lansia

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet pada tahun 2025, isolasi sosial dapat mengurangi harapan hidup hingga 69,5 hari. Di Spanyol, budaya hidup antargenerasi membantu lansia tetap terlibat secara emosional dan aktif secara mental.

7. Ritual Paseo

Paseo adalah kegiatan jalan-jalan santai di malam hari, baik di alun-alun kota maupun sepanjang pantai. Di Spanyol, banyak kota dirancang untuk pejalan kaki, dan masyarakat, termasuk lansia, sering berjalan kaki di malam hari. Rutinitas berjalan kaki ini dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Menurut WHO, berjalan dengan kecepatan sedang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan kematian dini.

Artikel Terkait