🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Kementerian Perhubungan Anjurkan Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran

Kementerian Perhubungan mengingatkan para pemudik untuk menghindari puncak arus balik pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026 demi kelancaran perjalanan.

Jaya Abdi

Penulis

23 March 2026
9 kali dibaca
Kementerian Perhubungan Anjurkan Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran

Kementerian Perhubungan mengeluarkan imbauan kepada seluruh pemudik agar menghindari puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat selama periode perjalanan pulang usai perayaan Idul Fitri.

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak Kementerian Perhubungan, puncak arus balik ini berpotensi menyebabkan kemacetan yang parah di berbagai titik, terutama di jalur-jalur utama yang menghubungkan kota-kota besar dengan daerah asal pemudik. "Kami berharap pemudik dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan memilih waktu yang tepat untuk kembali, guna menghindari kemacetan yang mungkin terjadi," ujar seorang pejabat Kementerian Perhubungan dalam konferensi pers.

Pihak Kementerian juga menyarankan agar pemudik memanfaatkan layanan transportasi publik yang tersedia, seperti kereta api dan bus, untuk mengurangi kepadatan di jalan raya. Satu di antara pemudik, yang mengaku akan kembali ke Jakarta dari pelosok, mengatakan, "Saya memang berencana untuk berangkat lebih awal, agar tidak terjebak macet di hari-hari puncak.” Hal ini menunjukkan kesadaran para pemudik akan pentingnya perencanaan perjalanan yang baik.

Selain itu, pihak berwenang juga akan meningkatkan pengawasan serta penindakan di jalur-jalur rawan kemacetan. "Kami akan menempatkan petugas di beberapa titik strategis selama periode arus balik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memastikan bahwa semua kendaraan yang melintas mematuhi peraturan," tambahnya.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan para pemudik dapat lebih bijaksana dalam merencanakan perjalanan mereka. Sebab, antrian yang panjang dan kemacetan di jalan raya dapat menimbulkan rasa frustrasi dan ketidaknyamanan selama perjalanan. Pengalaman pahit dari tahun-tahun sebelumnya seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Menutup pernyataan ini, Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memantau situasi lalu lintas dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat mengenai perkembangan arus balik Lebaran. "Kami akan memastikan bahwa perjalanan semua pemudik berjalan lancar dan aman," tutup pejabat tersebut. Ini merupakan langkah proaktif yang diambil untuk menyambut arus balik yang diharapkan dapat berlangsung dengan tertib.

Artikel Terkait

Sumber: www.jpnn.com