🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Kepala Dewan Keamanan Iran Tewas dalam Serangan Israel: Berita Terkini

Serangan Israel menyebabkan kematian Kepala Dewan Keamanan Iran, Ali Larijani. Ini adalah perkembangan terbaru dalam konflik Israel-Iran.

Vina Maharani

Penulis

17 March 2026
12 kali dibaca
Kepala Dewan Keamanan Iran Tewas dalam Serangan Israel: Berita Terkini

Perkembangan terbaru dalam konflik Israel-Iran telah mencapai puncak dengan dilaporkannya kematian Kepala Dewan Keamanan Iran, Ali Larijani, dalam serangan yang dilakukan oleh Israel. Berita ini telah mengejutkan banyak pihak dan memicu kekhawatiran tentang eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Menurut sumber-sumber yang dekat dengan pemerintah Iran, serangan tersebut terjadi pada hari Selasa pagi, ketika Larijani sedang melakukan kunjungan ke salah satu fasilitas militer di provinsi Tehran. Serangan ini dilakukan dengan menggunakan rudal yang dipandu oleh satelit, yang menewaskan Larijani dan beberapa orang lainnya yang berada di sekitarnya.

Kematian Larijani telah memicu reaksi keras dari pemerintah Iran, yang mengancam akan melakukan balasan terhadap Israel. "Kami akan tidak ragu-ragu untuk melakukan balasan terhadap serangan ini," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, dalam sebuah pernyataan. "Israel harus menyadari bahwa tindakan mereka akan memiliki konsekuensi yang berat."

Serangan ini juga telah memicu kekhawatiran di kalangan komunitas internasional tentang kemungkinan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. "Kami sangat khawatir tentang situasi yang terjadi di Timur Tengah dan kami mendesak semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi," kata Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, dalam sebuah pernyataan.

Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang serangan ini, tetapi sumber-sumber yang dekat dengan pemerintah Israel mengatakan bahwa serangan tersebut adalah bagian dari upaya untuk menghentikan program nuklir Iran. "Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri dan kami akan terus melakukan apa saja yang diperlukan untuk melindungi keamanan negara kami," kata seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Kematian Larijani telah menambah kompleksitas situasi di kawasan Timur Tengah, yang sudah terkena dampak konflik yang berkepanjangan antara Israel dan Iran. Perkembangan ini juga telah memicu kekhawatiran tentang kemungkinan perang besar di kawasan tersebut.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id