🔴 Breaking
INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia
Nasional

Kepedulian Seskab Teddy Terhadap Warga Ibukota

Seskab Teddy meminta maaf atas antrean panjang di Bazar Rakyat Monas

Vina Maharani

Penulis

28 March 2026
6 kali dibaca
Kepedulian Seskab Teddy Terhadap Warga Ibukota

Baru-baru ini, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy meminta maaf kepada warga ibukota yang harus mengalami antrean panjang saat mengunjungi Bazar Rakyat di Monas. Acara yang digelar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan barang-barang lainnya dengan harga yang terjangkau, tampaknya tidak sepenuhnya berjalan lancar.

Menurut informasi yang diterima, warga ibukota yang hadir pada acara tersebut harus menunggu dalam antrean yang panjang dan berkepanjangan. Hal ini tentu saja menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat, terutama karena mereka harus menunggu dalam waktu yang lama untuk dapat membeli barang-barang yang mereka butuhkan.

Seskab Teddy dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf kepada warga ibukota yang terkena dampak antrean panjang tersebut. "Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh warga ibukota saat mengunjungi Bazar Rakyat di Monas. Kami mengerti bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun sayangnya, ada beberapa hal yang tidak berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy juga menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada acara-acara serupa di masa depan. "Kami akan melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab antrean panjang dan akan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada acara-acara serupa di masa depan. Kami berharap warga ibukota dapat memahami dan mendukung upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Warga ibukota yang hadir pada acara tersebut juga menyampaikan kekecewaan mereka atas antrean panjang yang mereka alami. "Saya sudah menunggu selama tiga jam untuk dapat membeli beberapa barang yang saya butuhkan. Saya kecewa karena saya harus menunggu dalam waktu yang lama," ujar salah satu warga ibukota.

Antrean panjang yang terjadi pada acara Bazar Rakyat di Monas ini tentu saja menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara. Dengan meminta maaf dan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan, diharapkan acara-acara serupa di masa depan dapat berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id