Hiburan

Ketegangan Antara Awkarin dan Aa Juju: Dari Sindiran Isu Lingkungan Hingga Serangan Pribadi

Konflik antara influencer Awkarin dan food vlogger Aa Juju semakin memanas di media sosial, berawal dari pesan singkat mengenai kebakaran hutan yang berujung pada tuduhan personal dan ancaman hukum.

I
Indriani Atmaja
13 October 2026 17 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Konflik Awkarin dengan foodvlogger Aa Juju tengah memanas gara-gara Juju meminta Awkarin speak up kasus karhutla. Namun Karin tak suka dengan gaya komunikasi Juju yang dianggap sok akrab. [Instagram]
Konflik Awkarin dengan foodvlogger Aa Juju tengah memanas gara-gara Juju meminta Awkarin speak up kasus karhutla. Namun Karin tak suka dengan gaya komunikasi Juju yang dianggap sok akrab. [Instagram]

Influencer Karin Novilda, yang lebih dikenal sebagai Awkarin, terlibat dalam perselisihan terbuka dengan food vlogger Aa Juju, pemilik akun kuliner @makanlurrrr. Konflik ini muncul akibat pesan langsung yang berkaitan dengan isu kebakaran hutan, yang berlanjut pada tuduhan pribadi dan ancaman untuk melapor ke pihak berwajib. Publik pun terpecah dalam menilai etika komunikasi yang terjadi antara keduanya.

Awal Mula Perselisihan

Perselisihan ini bermula ketika Aa Juju mengirimkan pesan panjang melalui Instagram kepada Awkarin. Dalam pesan tersebut, Aa Juju meminta Awkarin untuk memanfaatkan pengaruhnya dalam menyuarakan isu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Namun, gaya penyampaian Aa Juju dianggap bermasalah karena disertai kritik tajam, di mana ia menyebut Awkarin tidak lagi vokal seperti saat mendukung pasangan capres-cawapres 02 pada pemilihan sebelumnya. Ia bahkan berjanji akan berlangganan konten eksklusif Awkarin jika isu tersebut diangkat.

Reaksi Awkarin dan Eskalasi Konflik

Awkarin tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan tanggapan. Merasa tidak nyaman, ia memutuskan untuk membagikan tangkapan layar pesan tersebut di Instagram Story-nya. Dalam unggahannya, Awkarin menegaskan bahwa ia dan Aa Juju tidak saling mengenal secara pribadi, sehingga cara komunikasi yang digunakan Aa Juju dianggap tidak sopan dan terkesan "sok akrab". "Aku tetap bantu isu sosial tanpa harus selalu diumbar secara publik sesuai tuntutan orang lain," ungkapnya. Ia merasa seolah-olah dipojokkan dan dituduh tidak peduli terhadap isu sosial yang ada di Indonesia.

Ketegangan semakin meningkat ketika beredar tulisan yang diduga ditulis oleh Aa Juju, yang menyerang aspek pribadi Awkarin. Dalam tulisan tersebut, terdapat sebutan kasar seperti "ani-ani tua", "tone deaf", dan tuduhan "stuck SMA". Konflik ini menunjukkan bagaimana isu sosial dapat memicu perdebatan yang lebih dalam di kalangan publik.

Artikel Terkait