Hiburan

Klarifikasi MVP Pictures Terkait Dugaan Penggunaan Suara Ashilla Sikado di Film AIN

MVP Pictures menanggapi tuduhan penggunaan suara Ashilla Sikado tanpa izin dalam film AIN yang tayang di Netflix, menegaskan bahwa mereka hanya berperan sebagai distributor.

E
Eira Orelia
21 October 2026 3 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Poster Film Ain (Instagram/filmain.official)
Poster Film Ain (Instagram/filmain.official)

MVP Pictures memberikan klarifikasi mengenai dugaan penggunaan suara Ashilla Sikado tanpa izin dalam film AIN yang tersedia di Netflix. Ashilla, seorang kreator konten, mengungkapkan bahwa suaranya dari video tahun 2020 digunakan dalam film tersebut tanpa persetujuan.

Perusahaan menyatakan bahwa Manara Films adalah rumah produksi yang sepenuhnya bertanggung jawab atas pembuatan film AIN. Dalam pernyataan resminya, MVP Pictures menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam proses produksi maupun pascaproduksi film, melainkan hanya berfungsi sebagai distributor.

Pernyataan MVP Pictures

Menanggapi unggahan Ashilla di Threads, yang mengklaim suaranya digunakan sebagai latar audio dalam film, MVP Pictures mengonfirmasi bahwa suara yang dimaksud berasal dari video Bacotan Makeup yang dibuat oleh Ashilla pada tahun 2020. "MVP Pictures bertindak semata-mata sebagai distributor Film AIN dan tidak terlibat dalam proses produksi maupun pascaproduksi film tersebut, termasuk dalam proses pemilihan, penggunaan, maupun perizinan rekaman suara dan elemen kreatif lainnya yang digunakan dalam film," jelas pernyataan perusahaan.

Koordinasi dengan Manara Films

MVP Pictures juga mengimbau pihak-pihak yang merasa memiliki keberatan untuk berkoordinasi langsung dengan Manara Films. "Seluruh proses produksi dan pascaproduksi Film AIN merupakan tanggung jawab penuh Manara Films selaku rumah produksi yang memproduksi film tersebut," tambahnya.

Perusahaan mengungkapkan bahwa Manara Films telah memberikan klarifikasi tertulis melalui media sosial mengenai peran masing-masing pihak dalam film AIN. Mereka menekankan pentingnya profesionalisme dan penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual dalam industri perfilman Indonesia.

Sebelumnya, Ashilla Sikado melaporkan temuannya setelah menonton film AIN di Netflix, di mana ia mendengar suara yang mirip dengan suaranya di bagian awal film. Ia mencocokkan audio tersebut dengan video Bacotan Makeup yang diunggahnya dan menyatakan bahwa suara yang digunakan dalam film itu memang berasal dari konten lamanya. Ashilla juga menegaskan bahwa ia tidak pernah dihubungi untuk memberikan izin terkait penggunaan suaranya. "Nggak ada yang pernah hubungin aku soal minta izin suara aku bakal dipake di film AIN ini," tulisnya dalam unggahan di Threads.

Ia pun mempertanyakan prosedur penggunaan materi milik kreator konten dalam produksi film, terutama jika materi tersebut digunakan tanpa pemberitahuan atau persetujuan dari pemiliknya.

Artikel Terkait