Febiona Purba, seorang siswa berusia 16 tahun, mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, ia diduga mengalami gangguan ingatan. Menanggapi isu ini, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, memberikan penjelasan terkait kondisi Febiona.
Donal menyatakan bahwa saat Febiona dirawat di RSU Haji Medan, orang tua korban sempat mengungkapkan kekhawatiran mengenai kondisi ingatannya. Namun, ia menambahkan bahwa selama proses perawatan, Febiona dapat berkomunikasi dengan baik hingga ia diperbolehkan pulang dari rumah sakit. "Sepengetahuan kami selama mendampingi yang bersangkutan di RS Haji saat kunjungan, orangtua pernah menyampaikan hal tersebut. Namun tim kami yang mendampingi melaporkan kondisi yang bersangkutan per hari sampai kepulangan ke Karo, yang bersangkutan dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat menceritakan pengalamannya," ungkap Donal.
Pertemuan Kembali di RSUP Adam Malik
Donal juga menyebutkan bahwa mereka bertemu kembali dengan Febiona di RSUP Adam Malik Medan. Dalam pertemuan tersebut, Febiona masih dapat mengenali mereka dengan baik. "Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," jelasnya.
Monitoring Terus Berlanjut
Donal menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi Febiona. Selain itu, Kepala BGN Sudaryono juga dilaporkan memperhatikan perkembangan kesehatan korban. KPPG berkomitmen untuk mendukung pemulihan Febiona dan memastikan bahwa ia mendapatkan perhatian yang diperlukan.