🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Konflik Israel-Lebanon: Hizbullah Siap Lawan, Tidak Ada Pilihan Lain

Konflik Israel-Lebanon kembali memanas, Hizbullah siap lawan.

Ananta Prana

Penulis

25 March 2026
7 kali dibaca
Konflik Israel-Lebanon: Hizbullah Siap Lawan, Tidak Ada Pilihan Lain

Konflik antara Israel dan Lebanon kembali memanas setelah Israel mengancam akan merebut wilayah Lebanon Selatan. Gerakan perlawanan Hizbullah di Lebanon dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali melawan jika Israel melaksanakan ancamannya.

Menurut sumber yang dekat dengan Hizbullah, "Kami tidak memiliki pilihan lain selain melawan jika Israel benar-benar melaksanakan ancamannya untuk merebut wilayah Lebanon Selatan." Hal ini menunjukkan bahwa Hizbullah siap untuk menghadapi konflik yang lebih besar jika Israel tidak mundur dari ancamannya.

Konflik antara Israel dan Lebanon telah berlangsung selama beberapa dekade, dengan perbatasan kedua negara yang tidak stabil dan seringkali menjadi sumber ketegangan. Wilayah Lebanon Selatan memiliki nilai strategis yang tinggi karena letaknya yang dekat dengan perbatasan Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir, Hizbullah telah memperkuat posisinya di Lebanon dan memperoleh pengaruh yang signifikan dalam politik dan militer negara tersebut. Gerakan ini telah berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak akan ragu untuk melawan jika keamanan dan kedaulatan Lebanon terancam.

Sementara itu, Israel terus mempertahankan posisinya bahwa merebut wilayah Lebanon Selatan adalah untuk kepentingan keamanan nasional. "Kami tidak ingin melihat wilayah tersebut jatuh ke tangan Hizbullah atau kelompok lain yang dapat mengancam keamanan kami," kata seorang pejabat Israel.

Dalam beberapa minggu terakhir, ketegangan antara Israel dan Lebanon telah meningkat, dengan kedua belah pihak saling melakukan provokasi dan ancaman. Komunitas internasional telah meminta kedua negara untuk menahan diri dan mencari solusi damai untuk menghindari eskalasi konflik.

Namun, dengan Hizbullah yang siap untuk melawan dan Israel yang tetap pada posisinya, kemungkinan konflik yang lebih besar di wilayah tersebut tetap tinggi. Pertanyaan yang masih menggantung adalah bagaimana konflik ini akan berkembang dan apakah ada harapan untuk mencapai solusi damai yang langgeng.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id