Hiburan

Kontroversi Tradisi Makan Batalam di Tabalong, Netizen Berdebat di Media Sosial

Tradisi Makan Batalam Bekipas Pangeran yang berlangsung di Tabalong, Kalimantan Selatan, memicu perdebatan di kalangan warganet. Beberapa orang menganggapnya sebagai bentuk feodalisme, sementara yang...

A
Adhe Dharma
16 September 2026 24 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Viral Ibu-Ibu Diduga Pejabat Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak [Istimewa]
Viral Ibu-Ibu Diduga Pejabat Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak [Istimewa]

Tradisi Makan Batalam Bekipas Pangeran yang diadakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi di Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, tiba-tiba menjadi perhatian di media sosial. Video yang menunjukkan tamu yang makan bersama dalam satu talam, sementara beberapa orang mengipasi mereka dengan kipas tangan, memicu berbagai reaksi dari warganet.

Sejumlah pengguna media sosial mulai mempertanyakan makna dan relevansi tradisi tersebut. Beberapa di antaranya mengaitkan praktik ini dengan feodalisme dan mempertanyakan mengapa tradisi ini masih dilestarikan. “Ini bentuk feodalisme kok dilestarikan,” tulis salah satu netizen di kolom komentar. Ada juga komentar yang menyindir orang-orang yang bertugas mengipasi tamu, dengan ungkapan, “Lagi kipasin istri para pencuri uang negara,” tulis akun lainnya.

Selain itu, beberapa warganet mempertanyakan fungsi kipas tangan di era modern ini. “Ada namanya alat elektronik, kipas angin, tinggal colok ke listrik,” ungkap seorang pengguna. Sindiran juga muncul terkait posisi orang yang mengipasi para tamu, dengan komentar, “Berapa gaji ngipansin keluarga para pejabat?”

Pendapat Beragam dari Warganet

Namun, tidak semua komentar bernada negatif. Beberapa warganet berpendapat bahwa aktivitas tersebut merupakan bagian dari tata krama dalam tradisi setempat. “Itu namanya adab ya teman-teman, kalian tidak menghormati yang tua?” tulis seorang pengguna lain, menunjukkan bahwa ada yang menghargai nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi tersebut.

Pemkab Tabalong Berikan Penjelasan

Di tengah perdebatan yang berlangsung, akun resmi pemerintah Kabupaten Tabalong memberikan klarifikasi mengenai makna di balik tradisi ini. Mereka menjelaskan bahwa Makan Batalam Bekipas Pangeran merupakan warisan budaya yang telah ada selama ratusan tahun dan diakui oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Tradisi ini dianggap sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat.

Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menghargai tradisi yang telah menjadi bagian dari warisan budaya daerah tersebut.

Artikel Terkait