Yudo Achilles Sadewa, anak dari mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan pembelaan terhadap siaran langsung TikTok yang dilakukan oleh ayahnya. Siaran tersebut dianggap sebagai wadah untuk menampung kritik masyarakat mengenai pajak di tahun 2026. Warganet menyoroti kemungkinan adanya gratifikasi terkait hadiah yang diberikan oleh penonton serta akun yang digunakan saat siaran berlangsung.
Presiden Prabowo Subianto telah resmi memberhentikan Purbaya dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan dan menggantikannya dengan Suahasil Nazara. Dalam konteks ini, Yudo kembali menjadi sorotan publik setelah ia memberikan pendapat mengenai aktivitas ayahnya yang melakukan live TikTok bersama dirinya dan kakaknya. Melalui unggahan di Threads, Yudo mempertanyakan anggapan bahwa kegiatan tersebut bermasalah. Ia menegaskan bahwa siaran langsung itu bertujuan untuk mendengarkan kritik dari masyarakat, dan hadiah yang diberikan bukanlah sesuatu yang diwajibkan. “Guys emang salah ya kalau bapak sebagai menteri live TikTok sama aku dan kakak aku buat dengerin kritik dari masyarakat? Gift kan atas kemauan pribadi orang-orang bukan syarat,” tulis Yudo.
Kritik yang Dapat Disampaikan Melalui Siaran Langsung
Yudo memberikan contoh kritik yang dapat disampaikan oleh masyarakat selama siaran langsung tersebut, salah satunya mengenai isu korupsi dan penggunaan uang pajak. “Misal kritik ‘buat apa bayar pajak kalo uangnya di korup?’ Yaudah yang korup di pecatin. Bukanya boleh ya?” tambahnya.
Unggahan Yudo tersebut kemudian memicu beragam respons dari warganet. Salah satu isu yang paling banyak dibahas adalah mengenai akun yang digunakan untuk melakukan siaran langsung dan ke mana hadiah dari penonton tersebut dialokasikan. “Live pake akun siapa dulu yud? Gift itu mungkin masuk gratifikasi kalo lgsg k akun bapak,” komentar salah satu pengguna. Ada juga yang menyebut bahwa siaran langsung tersebut dilakukan menggunakan akun milik Yudo. “Akunnya yuda lho kemarin as live yg dpt gift,” tulis pengguna lainnya.
Pandangan Berbeda dari Warganet
Beberapa warganet memberikan pandangan berbeda terkait masalah ini. “Bapak lo kagak salah, yang salah yang ngegift. Udah tau Pak Pur orang have, ngapain digift?” ungkap salah satu komentar. Ini bukan kali pertama Yudo berbicara terbuka tentang ayahnya dan isu politik. Sebelumnya, ia juga sempat menyinggung sosok yang ia sebut sebagai “mafia”, yang ia kaitkan dengan ancaman terhadap Presiden jika para koruptor ditangkap.