🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Pendidikan

Langkah Hijau: Mendikdasmen Dorong Siswa untuk Berjalan Kaki ke Sekolah

Mendikdasmen mendorong siswa untuk berjalan kaki ke sekolah jika rumahnya dekat.

Eira Orelia

Penulis

31 March 2026
6 kali dibaca
Langkah Hijau: Mendikdasmen Dorong Siswa untuk Berjalan Kaki ke Sekolah

Upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan mengurangi dampak negatif transportasi terhadap lingkungan telah menjadi salah satu fokus utama bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikdasmen). Salah satu inisiatif yang baru-baru ini diambil adalah dengan mendorong siswa untuk berjalan kaki ke sekolah jika jarak rumah mereka dengan sekolah tidak terlalu jauh.

Langkah ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan fisik siswa melalui aktivitas olahraga ringan seperti berjalan kaki, tetapi juga mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar sekolah dan mengurangi polusi udara. Dengan demikian, siswa dapat memiliki awal hari yang lebih sehat dan lebih siap untuk belajar.

Menurut "Kami ingin mendorong siswa untuk memiliki gaya hidup yang lebih sehat dan peduli terhadap lingkungan. Berjalan kaki ke sekolah tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga membantu mengurangi dampak negatif transportasi terhadap lingkungan," seperti yang dijelaskan oleh pejabat Mendikdasmen.

Upaya ini juga didukung oleh beberapa sekolah yang telah melihat manfaat dari kegiatan berjalan kaki. "Kami telah mengamati peningkatan kesehatan dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa kami sejak kami mendorong mereka untuk berjalan kaki ke sekolah," kata seorang kepala sekolah.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan sekolah. Dengan lebih banyak siswa berjalan kaki, diharapkan akan ada peningkatan interaksi antara siswa, orang tua, dan warga sekitar, sehingga meningkatkan rasa komunitas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Mendikdasmen berencana untuk terus mendukung dan mempromosikan inisiatif ini melalui berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan akan ada peningkatan yang signifikan dalam kesehatan siswa dan kualitas lingkungan sekitar sekolah.

Untuk memastikan keberhasilan program ini, Mendikdasmen juga berencana untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil untuk meningkatkan infrastruktur pejalan kaki yang aman dan nyaman. Ini termasuk penyediaan jalur pejalan kaki yang baik, penerangan yang memadai, dan fasilitas keamanan yang cukup.

Dengan berjalan kaki ke sekolah, siswa tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi masalah lingkungan dan sosial yang dihadapi oleh masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dan masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Artikel Terkait

Sumber: www.kompas.com