Hiburan

Leonardo DiCaprio Soroti Kebakaran Hutan di Indonesia yang Mengancam Habitat Orangutan

Aktor Leonardo DiCaprio mengungkapkan keprihatinannya mengenai kebakaran hutan yang melanda Kalimantan dan Sumatra, yang telah menghancurkan lebih dari 800.000 hektare hutan, mengancam habitat orangut...

I
Indriani Atmaja
06 October 2026 30 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Leonardo DiCaprio saat tiba di sebuah restoran di Edinburgh, Skotlandia, 17 November 2016 [AFP]
Leonardo DiCaprio saat tiba di sebuah restoran di Edinburgh, Skotlandia, 17 November 2016 [AFP]

Aktor Hollywood Leonardo DiCaprio baru-baru ini menyoroti kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kalimantan dan Sumatra, melalui unggahan di Instagram. Kebakaran ini telah mengakibatkan kerusakan pada ekosistem gambut dan memaksa orangutan serta berbagai satwa liar kehilangan tempat tinggal mereka.

Kebakaran yang dilaporkan telah melanda lebih dari 800.000 hektare kawasan hutan ini menimbulkan kekhawatiran yang mendalam terhadap kelangsungan hidup satwa liar, terutama orangutan yang sangat bergantung pada hutan sebagai habitat utama. DiCaprio menyampaikan data mengenai luas kawasan hutan yang terdampak, yang mencapai angka yang signifikan tersebut.

Dampak Terhadap Ekosistem dan Karbon

DiCaprio juga menekankan pentingnya hutan hujan primer di Kalimantan dan Sumatra yang menjadi rumah bagi berbagai spesies yang terancam punah. Ia mengingatkan akan dampak kebakaran terhadap ekosistem gambut, yang berfungsi sebagai penyerap karbon. Menurutnya, ketika kawasan ini terbakar, ia beralih menjadi sumber emisi gas rumah kaca yang besar.

“Risiko terhadap ekosistem amat tinggi khususnya di kawasan tanah gambut. Ia penting sebagai penyerap karbon. Apabila terbakar, kawasan ini bertukar menjadi sumber pelepasan gas rumah hijau dalam jumlah besar,” tulis DiCaprio dalam unggahannya.

Ancaman bagi Satwa Liar

Selain dampak terhadap ekosistem, DiCaprio juga menyoroti ancaman langsung yang dihadapi oleh satwa liar. Orangutan Borneo terpaksa meninggalkan habitat mereka akibat kebakaran yang melanda hutan tempat tinggal mereka. Keadaan ini juga berdampak pada spesies primata lainnya, seperti ungka berjanggut putih Borneo yang juga terancam oleh kerusakan hutan dengan tutupan kanopi yang tinggi.

Kebakaran yang meluas ini berpotensi meningkatkan konflik antara manusia dan satwa liar. Ketika habitat alami mereka rusak atau hilang, hewan-hewan tersebut mungkin akan mencari makanan dan tempat berlindung di area yang lebih dekat dengan permukiman manusia.

Artikel Terkait