Ekonomi

Mekanisme Transparan di Balik Rotasi Kemenkeu: Suahasil Nazara Tegaskan Pentingnya Merit System dan Talent Management

S
Safeera Anisa
21 September 2026 31 pembaca
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik sebanyak 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan pada Senin (21/9/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik sebanyak 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan pada Senin (21/9/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Pelantikan 14 Pejabat Baru di Gedung Djuanda

Langkah pembenahan dan penguatan tata kelola birokrasi kembali ditunjukkan oleh Kementerian Keuangan di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara secara resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kemenkeu beserta jajaran pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan. Momen pelantikan ini sekaligus menjadi panggung utama bagi Kementerian Keuangan untuk menegaskan komitmennya dalam menjalankan alur promosi serta mutasi jabatan secara sehat, kredibel, dan akuntabel.

Peran Baperjakat dan Talent Management

Dalam kesempatan tersebut, Suahasil menerangkan bahwa pengisian posisi strategis di lingkungan instansi senantiasa mengandalkan mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Beliau menggarisbawahi pentingnya tahapan ini dalam pidatonya:

“Baperjakat adalah proses yang sangat penting. Ia dilakukan untuk menjaga merit system kita. Baperjakat dilakukan secara dengan proses yang berjenjang. Dari proses talent management yang melihat kinerja, melihat karakteristik setiap pegawai Kementerian Keuangan dan memasukkannya ke dalam talent management,”.

Pelaksanaan prosedur Baperjakat ini juga melibatkan pimpinan Unit Eselon I demi menilai aspek kinerja, karakteristik personal, hingga potensi aparatur sipil negara secara obyektif melalui talent management.

Memperkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik

Lebih jauh, konsistensi dalam menerapkan merit system dipandang sebagai pijakan mendasar guna menciptakan kepastian karier sekaligus memperkokoh akuntabilitas institusi. Suahasil pun menyampaikan pesan khusus agar seluruh jajaran yang baru diambil sumpahnya senantiasa memikul amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi mengawal pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, perbaikan kualitas pengelolaan ini berbanding lurus dengan terjaganya reputasi lembaga serta kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Artikel Terkait