Hiburan

Mengenal Pencipta Lagu "Honk!" dari Girl Group No Na yang Viral

Lagu "Honk!" dari girl group Indonesia, no na, melibatkan Stephanie Poetri dan Rich Brian dalam proses penciptaannya, yang dijadwalkan rilis pada 18 September 2026.

A
Adhe Dharma
04 August 2026 35 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
pencipta lagu honk! no na (IG/nonawav)
pencipta lagu honk! no na (IG/nonawav)

Girl group no na telah menarik perhatian publik dengan lagu terbaru mereka berjudul "Honk!", yang menggabungkan elemen pop modern dengan budaya Indonesia. Lagu ini direncanakan akan dirilis pada 18 September 2026 sebagai bagian dari album studio perdana mereka yang bertajuk "Island Girl". Karya ini menyoroti berbagai aspek kehidupan sehari-hari di Indonesia, termasuk angkot dan fenomena viral "Om Telolet Om".

Proses Kreatif di Balik Lagu "Honk!"

"Honk!" merupakan salah satu lagu yang disiapkan oleh no na untuk album "Island Girl", yang akan terdiri dari 15 lagu. Dalam penciptaannya, keempat anggota no na berkontribusi secara langsung, sementara Stephanie Poetri dan Rich Brian juga terlibat dalam proses kreatif tersebut. Keduanya telah dikenal luas dalam industri musik internasional dan merupakan bagian dari ekosistem 88rising. Stephanie Poetri mulai dikenal setelah lagu "I Love You 3000" menjadi viral pada tahun 2019, yang membawanya ke panggung musik global.

Karier Rich Brian dan Pesan dalam Lagu

Rich Brian, yang lahir di Jakarta pada 3 September 1999, telah sukses meniti karier di industri musik internasional. Perjalanan kariernya dimulai ketika musiknya menarik perhatian di dunia maya, dan salah satu single-nya pada tahun 2016 berhasil masuk ke tangga Billboard untuk kategori US Bubbling Under R&B/Hip-Hop Singles. Lagu "Honk!" sendiri menggambarkan kehidupan perkotaan yang dinamis, penuh semangat, dan kebersamaan. Dengan lirik yang mengajak pendengar untuk "Get on the angkot!", lagu ini menjadikan angkutan umum sebagai simbol perjalanan bersama.

No na memilih untuk menampilkan transportasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, alih-alih kendaraan mewah yang sering muncul dalam video musik pop. Konsep ini semakin diperkuat dengan video klip yang menunjukkan para anggota no na beraksi penuh energi di atas kendaraan khas Indonesia. Pendekatan ini membuat lagu "Honk!" terasa ceria dan menghibur, sambil tetap menyampaikan pesan mengenai identitas budaya.

Unsur lokal juga terlihat dalam referensi terhadap fenomena "Om Telolet Om", yang merupakan tren viral suara klakson bus pada tahun 2016. Istilah-istilah seperti "kakak-adek" dan "centil" ditambahkan untuk memberikan nuansa bahasa sehari-hari yang akrab bagi pendengar di Indonesia. No na tidak berusaha menghilangkan karakter lokal saat memasuki pasar internasional, tetapi justru mengintegrasikannya sebagai bagian dari identitas musik mereka. Penyebutan "Sabang sampai Merauke" yang disandingkan dengan kota-kota besar dunia seperti New York, Tokyo, dan Los Angeles, menciptakan kontras yang menggambarkan perjalanan no na dari Indonesia menuju panggung global. Dengan demikian, "Honk!" bukan sekadar lagu pop tentang perjalanan atau pesta, tetapi juga menjadi sarana bagi no na untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia melalui musik yang mudah diterima oleh generasi masa kini.

Artikel Terkait