Pendidikan

Mengenal Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Laporkan Dugaan Gratifikasi

Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, menjadi sorotan publik setelah melaporkan dugaan gratifikasi kepada KPK. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan dan pengalaman politik yang cukup l...

V
Vina Maharani
07 July 2026 21 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Mengenal Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Laporkan Dugaan Gratifikasi
Sumber gambar: kompas.com

Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, tengah menjadi perbincangan hangat setelah ia melaporkan dugaan gratifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Jumat, 3 Juli 2026, ia mengembalikan amplop berisi uang ke Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, hanya beberapa hari setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kuantan Singingi.

Siapakah sebenarnya Raja Juli? Menurut informasi dari laman resmi miliknya, ia merupakan anak dari Raja Ramli Ibrahim, seorang tokoh masyarakat Riau yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau.

Pendidikan yang Mengesankan

Raja Juli menyelesaikan pendidikan S1 di IAIN Syarif Hidayatullah, yang kini dikenal sebagai UIN Jakarta, pada tahun 2001 dengan gelar Sarjana Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Skripsinya berjudul "Ayat-ayat Jihad: Studi Kritis terhadap Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci". Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 dengan beasiswa Chevening dari pemerintah Inggris di The Department of Peace Studies, Universitas Bradford, dan menyelesaikan tesis berjudul "The Conflict in Aceh: Searching for A Peaceful Conflict Resolution Process".

Selanjutnya, ia meraih gelar Doktor dengan beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) pada tahun 2010 di School of Political Science and International Studies, Universitas Queensland, Australia. Disertasinya berjudul "Religious Peacebuilders: The Role of Religion in Peacebuilding in Conflict Torn Society in Southeast Asia", dengan fokus studi kasus di Mindanao, Filipina Selatan, dan Maluku, Indonesia.

Karier Politik dan Jabatan Saat Ini

Raja Juli juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilihan Umum Legislatif 2009 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk daerah pemilihan Jawa Barat IX, namun tidak terpilih. Ia juga sempat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk periode 2015–2020, tetapi memilih mundur untuk fokus sebagai Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sejak 15 Juni 2022, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, sebelum akhirnya diangkat sebagai Menteri Kehutanan. Langkah Raja Juli melaporkan dugaan gratifikasi ini menunjukkan komitmennya terhadap integritas dan transparansi dalam pemerintahan.

Artikel Terkait