Nasional

Napas Lega di Tengah Asap Kramat Pulo: Saat 50 Hunian Rata dengan Tanah, Keselamatan Jiwa Jadi Penawar Duka

S
Safeera Anisa
09 October 2026 44 pembaca
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kramat Pulo Dalam, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (8/10/2026) malam. (KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kramat Pulo Dalam, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (8/10/2026) malam. (KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)

JAKARTA — Melintasi kawasan permukiman padat di Jakarta Pusat usai musibah besar terjadi bukanlah hal yang mudah, namun kepastian bahwasanya tidak ada satu pun warga yang meregang nyawa menjadi secercah penawar duka. Meskipun hempasan si jago merah merenggut sekitar 50 unit bangunan tempat tinggal, keselamatan seluruh penghuni di tengah kepungan bahaya adalah hal yang paling disyukuri.

Detik-Detik Mencekam dan Perjuangan Menjinakkan Kobaran Api

Langkah waktu seolah terhenti ketika gumpalan asap hitam menyelimuti pemukiman di Jalan Kramat Pulo Gang 16, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10/2026) malam. Laporan darurat mengenai pergerakan api pertama kali masuk pada pukul 18.54 WIB, memicu kesiapsiagaan penuh dari jajaran penanganan bencana.

Pekerjaan berat langsung menghadang para petugas pemadam kebakaran yang berpacu dengan waktu. Akses menuju titik panas utama harus diterobos dengan merayap di sepanjang lorong-lorong gang sempit kawasan padat. Tantangan kian melipat ketika pasokan air terdekat berada di posisi yang relatif jauh dari titik musibah. Namun, upaya tak kenal lelah tersebut membuahkan hasil lega beberapa jam setelahnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung memberikan kepastian mengenai titik balik penanganan bencana tersebut.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.25 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” ujar Reynold dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Bahu-Membahu Menjaga Keamanan dan Mengayomi Warga Terdampak

Di tengah puing-puing bangunan yang menyisakan kepulan tipis, kehadiran para petugas gabungan menjadi sandaran keamanan bagi warga yang tengah terguncang. Personel dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Senen, Satpol PP, hingga pejabat dari Kecamatan Senen bahu-membahu mensterilkan area demi mencegah potensi bahaya susulan.

Komitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak diungkapkan secara tegas oleh kepolisian.

“Kami memastikan lokasi tetap aman dan proses penanganan berjalan dengan baik. Anggota juga melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait serta membantu masyarakat yang terdampak,” tegas Reynold.

Kesiapsiagaan Dini Hari dan Penelusuran Akar Musibah

Walaupun kobaran utama telah padam, kewaspadaan belum sepenuhnya dikendorkan. Petugas pemadam kebakaran tetap bertahan menyiram materi bekas terbakar hingga Jumat (9/10/2026) dini hari agar tak ada sisa bara tersembunyi yang berisiko menyulut api kembali.

Kini, proses pendataan mengenai besaran total kerugian harta benda yang menimpa warga masih terus berjalan. Di saat bersamaan, tim kepolisian bersama pihak pemadam kebakaran dan tim identifikasi tengah berupaya menyisir tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab awal petaka ini.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran dan tim identifikasi untuk memastikan penyebab serta kondisi di lokasi,” kata Reynold.

Artikel Terkait