🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Normalisasi Pengangkutan Sampah ke TPA Sarimukti: Penumpukan di TPS Berkurang

Setelah mengalami gangguan, pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti di Bandung kini kembali berjalan normal, mengurangi penumpukan di sejumlah tempat pembuangan sementara.

Ananta Prana

Penulis

23 March 2026
11 kali dibaca
Normalisasi Pengangkutan Sampah ke TPA Sarimukti: Penumpukan di TPS Berkurang

Pengangkutan sampah dari wilayah Bandung ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sarimukti kini kembali beroperasi normal setelah sebelumnya mengalami sejumlah kendala. Hal ini berimplikasi positif terhadap penumpukan sampah yang terjadi di berbagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS), yang kini menunjukkan penurunan signifikan.

Sejak pengangkutan sampah kembali normal, pihak pengelola TPA Sarimukti bersama instansi terkait aktif melakukan evaluasi. Penumpukan yang sebelumnya mengganggu pemandangan dan menciptakan bau tidak sedap di beberapa titik kota tampak mulai berkurang. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang selama ini terpaksa hidup berdampingan dengan masalah sampah.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan Kota Bandung, "Kembali normalnya pengangkutan sampah ini merupakan hasil dari koordinasi dan kerja sama yang baik antar instansi. Kami optimis, kondisi ini akan terus berlanjut, dan masyarakat juga diimbau untuk lebih disiplin dalam membuang sampah." Meskipun ada penurunan dalam penumpukan, pihak berwenang masih terus memantau situasi dan bekerja untuk memastikan tidak ada penumpukan yang kembali terjadi.

Salah satu warga sekitar, Bapak Ahmad, menambahkan, "Kami sangat senang mendengar kabar ini. Selama beberapa waktu, tempat kami tinggal dipenuhi dengan sampah, dan itu sangat mengganggu kenyamanan." Ucapan Bapak Ahmad mencerminkan harapan warga agar masalah ini tidak terulang, dan ada upaya berkelanjutan untuk menjaga kebersihan kota.

Pihak pengelola TPA Sarimukti juga mengungkapkan bahwa mereka telah meningkatkan frekuensi pengangkutan dan menjadwalkan pengambilan sampah secara lebih efisien. "Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara tuntas. Dengan adanya penanganan tepat waktu, kami berharap pengumpulan sampah tidak akan menjadi masalah lagi di masa mendatang," ungkap perwakilan dari pengelola TPA.

Meskipun situasi saat ini menunjukkan perbaikan, tantangan tetap ada. Proses edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik perlu terus dilakukan. Dinas Kebersihan bekerja sama dengan organisasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya memilah dan membuang sampah dengan benar.

Ke depannya, diharapkan dengan langkah-langkah konkret ini, masalah sampah di Kota Bandung dapat diminimalisir. Pihak berwenang berjanji akan terus memberikan laporan terkait perkembangan terbaru dan menjaga komunikasi dengan warga agar semua pihak dapat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Artikel Terkait

Sumber: www.jpnn.com