Ekonomi

--- OJK Dorong Bank Himbara Tingkatkan Manajemen Risiko Kredit untuk Program Pemerintah ---

--- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank-bank anggota Himbara untuk memperkuat manajemen risiko dalam pembiayaan program pemerintah. Hal ini bertujuan agar kredit yang disalurkan memiliki struktu...

J
Jarot Kusna
22 September 2026 28 pembaca
Agustiyanti
Agustiyanti
---TITLEEXCERPT--- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank-bank anggota Himbara untuk memperkuat manajemen risiko dalam pembiayaan program pemerintah. Hal ini bertujuan agar kredit yang disalurkan memiliki struktur yang jelas dan mitigasi risiko yang memadai. ---CONTENT---

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk lebih memperhatikan manajemen risiko dalam pembiayaan program-program prioritas pemerintah. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menekankan bahwa besarnya kredit yang disalurkan harus disertai dengan struktur yang jelas serta sumber pembayaran yang dapat diandalkan, didukung oleh mitigasi risiko yang baik dan pemantauan yang memadai.

Peran Bank Himbara dalam Pembangunan

Secara umum, OJK memberikan pandangan positif terhadap kontribusi bank Himbara dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Dian mengharapkan agar bank-bank ini dapat berperan aktif dalam menyukseskan program pembangunan sambil tetap menghasilkan laba. Ia menyatakan, "Bank Himbara merupakan bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus ikut berperan aktif dalam pemerataan kesejahteraan."

Program Pemerintah yang Didukung

Beberapa program pemerintah yang melibatkan partisipasi perbankan mencakup Kredit Usaha Rakyat (KUR), penghapusan tagihan kredit untuk UMKM, program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dian menambahkan bahwa dukungan ini menunjukkan bahwa industri perbankan secara konsisten berperan dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Mengenai penyaluran kredit untuk Koperasi Desa Merah Putih, OJK menyatakan dukungannya terhadap komitmen pemerintah dalam memenuhi kewajiban yang telah disampaikan oleh Kementerian Keuangan. OJK juga berpendapat bahwa berbagai aspek terkait pelaksanaan pembayaran kewajiban kepada bank Himbara sedang dipersiapkan, termasuk kejelasan sumber pembayaran, proses verifikasi dan validasi, serta dokumentasi yang diperlukan.

“OJK tentunya mengharapkan agar perbankan, termasuk bank Himbara dapat terus berkembang dan bertumbuh tinggi dengan sehat, dilandasi penerapan prinsip manajemen risiko dan tata kelola yang baik,” tutup Dian.

Artikel Terkait