Ekonomi

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melampaui 10% Melalui Sektor Pertanian

Menteri PPN Rachmat Pambudy percaya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai lebih dari 10% jika sektor pertanian didorong secara maksimal. Hal ini diungkapkan dalam acara peluncuran Dashboa...

J
Jaya Abdi
19 October 2026 3 pembaca
Ade Rosman
Ade Rosman

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa melampaui angka 10% jika sektor pertanian mendapatkan perhatian lebih. Pernyataan ini disampaikannya pada acara peluncuran Dashboard Indeks Akses Keuangan di Daerah (IKAD) yang berlangsung di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, pada hari Senin, 19 Oktober.

Menurut Rachmat, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya terbatas pada perluasan akses layanan keuangan, tetapi juga untuk mendorong kegiatan ekonomi daerah guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Ia menekankan pentingnya layanan keuangan dalam mencukupi kebutuhan dasar warga, dan jika hal ini dapat ditingkatkan, maka kapasitas usaha serta akses pasar akan lebih baik dalam memanfaatkan layanan keuangan untuk meningkatkan produktivitas.

Pentingnya Sektor Pertanian

“Produktivitas terbaik dan terbesar itu berasal dari pertanian. Dari pengembangan unsur-unsur dasar,” ungkap Rachmat Pambudy. Ia memberikan contoh keberhasilan Vietnam yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 10% dengan mendorong sektor pertanian dari proses hingga tahap ekspor. Rachmat meyakini bahwa jika Indonesia dapat memaksimalkan potensi pertanian, pertumbuhan ekonomi akan melebihi 10%.

“Kalau itu bisa dikerjakan, maka pertumbuhan ekonomi kita bukan saja 8%, tapi bisa di atas 10%,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan kembali tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 1970-an hingga 1980-an yang pernah mencapai angka dua digit.

Strategi Pertumbuhan Ekonomi

“Mengapa pertumbuhan ekonomi kita pada tahun 70-an dan 80-an bisa double digit? Kita melakukan dua hal sekaligus,” jelasnya. Dua strategi tersebut meliputi pertumbuhan pesat dari sektor pertanian dan hilirisasi. Rachmat menekankan bahwa dengan pendekatan ini, inklusi keuangan dapat tercapai bersamaan dengan pertumbuhan dari sektor-sektor yang mendasar serta nilai tambah yang dapat diperoleh.

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id. Dapatkan pengalaman membaca yang lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Artikel Terkait