Hiburan

Pasha Ungkap Dua Kunci Kekompakan UNGU Selama 30 Tahun

Vokalis UNGU, Pasha, membagikan dua faktor utama yang menjaga kekompakan bandnya selama tiga dekade. Persoalan keuangan dan pengendalian ego menjadi kunci utama dalam perjalanan mereka.

A
Ananta Prana
08 October 2026 21 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Ungu jelang konser ANTAM Presents “UNGU: Waktu Yang Dinanti – Final Chapter”. [Suara.com/Dini Afrianti]
Ungu jelang konser ANTAM Presents “UNGU: Waktu Yang Dinanti – Final Chapter”. [Suara.com/Dini Afrianti]

Pasha, vokalis dari band UNGU, baru-baru ini mengungkapkan dua elemen penting yang membuat bandnya tetap kompak selama 30 tahun berkarier di dunia musik. Menurut Pasha, pengelolaan keuangan yang baik dan kemampuan setiap anggota untuk menekan ego pribadi merupakan faktor krusial agar sebuah band dapat terus bertahan bersama.

Dalam konferensi pers yang diadakan untuk mempersiapkan konser bertajuk “UNGU: Waktu Yang Dinanti – Final Chapter” di Jakarta pada Selasa, 6 Oktober 2026, Pasha menjelaskan bahwa perjalanan UNGU selama tiga dekade tidak selalu mulus. Mereka telah melewati berbagai tantangan, termasuk pasang surut dan konflik di antara anggota band.

Pengalaman Pertengkaran di Awal Karier

Pasha mengenang bahwa konflik yang pernah terjadi di antara mereka sering kali muncul pada masa-masa awal ketika band belum memiliki banyak uang dan belum diterima di industri musik. "Kami ini dulu ributnya justru di saat kita nggak punya duit. Di saat UNGU belum laku, album kita belum diterima oleh khalayak," jelas Pasha.

Pada saat itu, para anggota band bahkan sudah mulai membicarakan pembagian uang dan rencana yang akan dilakukan jika album mereka sukses di pasaran. "Kita udah ribut dulu kan soal duit. Pokoknya nanti kalau kita laku nih, udah bermimpi dulu. Kalau kita nanti album kita laku, kita harus bagi-baginya segini-segini," kenangnya.

Kepentingan Keuangan dan Ego

Pasha menekankan bahwa dari pengalaman tersebut, mereka menyadari pentingnya menjaga aspek keuangan dalam perjalanan sebuah band. "Karena cuma dua aja kok band itu. Soal duit kalau lu aman, lewat," ujarnya.

Namun, tantangan tidak hanya datang dari masalah finansial. Pasha juga menyoroti pentingnya pengendalian ego masing-masing anggota agar band dapat berfungsi sebagai satu kesatuan. "Sama ego lu aja. Kalau ego lu bisa, bukan bertahannya. Karena kan ada ego yang harus kita pertahankan juga. Tidak boleh egocentris," tambahnya.

Sebagai seorang ayah dari enam anak, Pasha merasa bersyukur bahwa UNGU masih dapat mempertahankan kekompakan setelah melewati perjalanan panjang selama 30 tahun. Ia percaya bahwa sebuah band bisa tetap bersatu tanpa mengorbankan kesuksesan atau impian masing-masing anggota. "Harus menjelaskan kepada teman-teman ini atau industri musik bahwa ternyata band itu terus bersama juga nggak sulit. Band terus bersama juga ternyata tidak mengurangi kesuksesan, tidak mengurangi impian," tutup Pasha.

Artikel Terkait