Beasiswa Cendekia Baznas 2026 telah dibuka untuk mahasiswa aktif program D4/S1 di 246 perguruan tinggi di Indonesia. Program ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, dan menyediakan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester.
Mahasiswa yang berhasil lolos seleksi akan menerima subsidi UKT maksimal Rp7 juta per semester untuk perguruan tinggi prioritas, sedangkan untuk perguruan tinggi reguler, subsidi yang diberikan mencapai Rp4 juta per semester. Bantuan ini akan berlangsung selama empat semester. Selain itu, penerima Beasiswa Cendekia Baznas 2026 juga akan mendapatkan dukungan riset tugas akhir sebesar Rp3 juta per mahasiswa.
Tujuan dan Manfaat Program
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Kemdiktisaintek merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi dan mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi masyarakat. Program ini dirancang khusus untuk mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Sodik menjelaskan, "Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Astacita Presiden RI nomor empat untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045." Ia menekankan pentingnya pendidikan dalam upaya mengurangi kemiskinan, sehingga Baznas memberikan perhatian besar dengan memanfaatkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Menurutnya, alokasi dana ZIS yang diberikan oleh Baznas RI mencapai 27 persen, yang difokuskan untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta memastikan keberlanjutan kontribusi alumni. "Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia," ungkap Sodik Mudjahid.
Dukungan Tambahan untuk Mahasiswa
Selain subsidi biaya kuliah, Beasiswa Cendekia Baznas 2026 juga menyediakan pembinaan dan pengembangan diri bagi mahasiswa penerima. Baznas memberikan bantuan prestasi bagi mahasiswa yang mewakili kampus dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Dukungan ini melengkapi bantuan riset tugas akhir yang diberikan sebesar Rp3 juta per mahasiswa.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memberikan apresiasi terhadap komitmen Baznas dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan. "Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Tidak ada yang lebih baik lagi. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi Baznas yang berdiri di barisan paling depan," ujarnya.
Brian berharap sinergi antara pemerintah, Baznas, perguruan tinggi, dan lembaga filantropi dapat terus diperkuat agar akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi semakin luas. Ia menambahkan, dukungan ini diharapkan dapat membuka peluang bagi anak bangsa untuk memperbaiki kondisi sosial, masa depan, dan kesejahteraan keluarganya. "Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya melalui Baznas," kata Brian Yuliarto.
Informasi Pendaftaran Beasiswa
Mahasiswa yang berminat untuk mengikuti Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2026 dapat mendaftar melalui situs resmi di beasiswa.baznas.go.id. Berikut adalah jadwal tahapan seleksi Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2026:
- Pendaftaran melalui website beasiswa.baznas.go.id: 9–27 September 2026.
- Seleksi administrasi kampus: 28 September–4 Oktober 2026.
- Pengumuman lulus administrasi: 4 Oktober 2026.
- Wawancara oleh tim seleksi kampus: 5–18 Oktober 2026.
- Masa sanggah: 19–25 Oktober 2026.
- Pengumuman akhir: 28 Oktober 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Beasiswa Cendekia Baznas di beasiswa.baznas.go.id.